Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Generasi Milenial Bonus Demografi Wajib Peka Politik

×

Generasi Milenial Bonus Demografi Wajib Peka Politik

Sebarkan artikel ini
Ketua Gema MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan dalam diskusi politik pada Kamis (15/08) di salah satu cafe.

BEKASI- Generasi Muda Musyarawah Kekeluargaan Gotong Royong ( Gema MKGR) Kota Bekasi, bersama Golkar Milenial sukses menggelar diskusi politik yang mengangkat tema “Milenial Sadar Politik,” berlangsung di La Cone Cafe, Margajaya, Bekasi Selatan, Kamis (15/08).

Selain diskusi, Kegiatan dihadiri ratusan kaum milenial Kota Bekasi juga diisi penampilan dari komunitas salah satunya Indonesia Drum Squad ((IDS).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Diskusi menampilkan sejumlah pembicara, diantaranya Ketua GEMA MKGR Jawa Barat, Imam Syafe’i, CEO Golkar Pedia, Achmad Annama, Ketua Hubungan Luar Negeri DPP Bhaladika Karya yang juga bakal calon Wakil Wali Kota Pekanbaru, Raja Yunika Putri, Staf Ahli Fraksi Partai Golkar DPR RI, Dina Hidayana, Anggota DPRD Kota Bekasi, Faisal dan Ketua Ormas MKGR Kota Bekasi, Machrul Falak Hermansyah.

Hadir pula, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, H Edi, Ketua KNPI Kota Bekasi, Benny Surya dan Anggota DPRD Kota Bekasi, Yogi Kurniawan.

Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan mengatakan sudah saatnya pemuda sebagai generasi milenial Peka tehadap pembangunan dan kondisi politik di Indonesia.

Pria yang akrab disapa Buluk mengatakan bahwa generasi milenial merupakan bonus demografi yang dimiliki Indonesia. Generasi tersebut lahir di era kecanggihan teknologi dan internet.

“Kehadiran generasi milenial ini tentunya tidak boleh disia-siakan oleh pemerintah. Dengan tingginya angka usia produktif, maka Indonesia dapat memanfaatkannya untuk mendorong penumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya kepada awak media pada Kamis (15/08) usai acara.

Sebagai generasi yang sangat dekat dengan digitalisasi di berbagai bidang, terutama di bidang media, milenial tanpa disadari memahami adanya keuntungan perkembangan teknologi terhadap demokrasi, yakni keterbukaan informasi.

“Asymmetric information yang menjadi masalah utama sistem demokrasi cukup banyak telah digerus oleh adanya media sosial karena itu pula maka perdebatan programatik sesungguhnya lebih menarik bagi generasi ini,” katanya.

Sementara, Ketua Pelaksana kegiatan, Rizky mengatakan, kegiatan diskusi ini menjadi ajang yang efektif untuk mengajak kaum milenial untuk tidak apolitik terhadap kondisi yang terjadi saat ini.

“Kegiatan ini merupakan inisiatif bersama GEMA MKGR Kota Bekasi juga Golkar Milenial. serta seluruh komunitas yang terkonsolidasi untuk menyamakan pemikiran dan gagasan membuka wawasan tentang politik,” ujarnya. (Luk)

Example 120x600
Politik

“Sebagai contoh, keberhasilan Kusnanto mampu merubah wajah RSUD Kota Bekasi menjadi lebih baik dari sebelumnya. Khususnya dalam lingkup inovasi, seperti Inovasi RSUD CAM yang meraih penghargaan dalam ajang Innovation Week, yakni Sistem Berobat Jalan Online, dan Program Siap Antar Obat yang memiliki dampak positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” beber Yanuar dikutip bekasiguide.com, Jumat 05 April 2024.

Politik

“Kita menghadapi Pilkada dan untuk itu semua struktural partai harus bergerak memanaskan mesin partai dan memenangkan Ketua DPC PDI Perjuangan, Tri Adhianto menjadi Wali Kota Bekasi periode 2024 – 2029,” jelasnya dikutip bekasiguide.com pada Minggu 31 Maret 2024.