Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ekbis

Tidak Ingin Skor Kredit SLIK Buruk, Jangan Abaikan Utang

×

Tidak Ingin Skor Kredit SLIK Buruk, Jangan Abaikan Utang

Sebarkan artikel ini
Pemimpin Cabang Bank BJB Bekasi, Imam WP Sumadhio menerima Cinderamata dari pendiri Rukun Jurnalis Bekasi, Syahrul Ramadhan usai bincang santai, Selasa (05/03) di Aula Stadion Patriot Candrabhaga.

BEKASI– Pelaku usaha untuk tidak mengabaikan utang di bank maupun perusahaan pembiayaan. Sebab pembayaran utang yang tidak baik berpengaruh kepada pemberian fasilitas pembiayaan selanjutnya, demikian pesan disampaikan Pemimpin Cabang Bank BJB Bekasi, Imam WP Sumadhio, pada Selasa (05/03).

Menurut Imam, pembayaran utang yang sering mengalami keterlambatan atau menunggak, maka skor kredit pada Sitem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) nantinya akan tercatat buruk.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat jangan mengabaikan utang kepada siapapun yang terkait perbankan. Karena jika SLIK OJK tercatat buruk, sangat berpengaruh terhadap kita memberikan pembiayaan,” ujar Imam dalam acara Bincang Santai Rukun Jurnalis Bekasi di Aula Stadion Patriot Candrabaga, Selasa (5/3).

SLIK merupakan pengganti Sistem Informasi Debitur (SID) yang dikelola oleh Bank Indonesia (BI). Layanan informasi keuangan OJK ini mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan SID atau yang kerap disebut BI checking.

Perusahaan perbankan, termasuk BJB akan mengecek SLIK calon debiturnya terlebih dahulu sebelum memberikan fasilitas pembiayaan.
Imam tidak memungkiri bahwa masyarakat yang tidak bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan karena terkendala di SLIK tersebut.

“Pertama yang kita lihat SLIK OJK, (kalau tercatat buruk) apapun jaminannya apapun usahanya tidak akan kita berikan (pembiayaan),” tukasnya. (Tnc)

Example 120x600
Ekbis

“Kami sangat gembira dan bangga karena LPCK mendapat kesempatan yang sangat baik untuk turut mendukung kegiatan pelatihan kader posyandu yang digelar bersama Puskesmas Cibatu, Bekasi. Diharapkan, melalui rangkaian kegiatan yang terus dilaksanakan untuk menciptakan zero new stunting, jumlah masyarakat yang mengalami stunting dapat berkurang bahkan tidak ada lagi kasus baru di tahun 2025 nanti,” ungkap Presiden Direktur LPCK Gita Irmasari dalam keterangan tertulisnya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 16 Juli 2024.

Ekbis

“Listrik saat ini merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Maka dari itu, bersama dengan Pemerintah, kami akan terus menggenjot pemerataan listrik sampai wilayah 3T sesuai dengan pengejawantahan sila ke-5 Pancasila, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujar Darmawan dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis, 11 Juli 2024.

Ekbis

”Kami sangat mengapresiasi langkah sinergi ini, proses lanjutan dari salah satu produk olahan sampah menjadi biomassa ini tentunya akan memiliki peran ganda yang tidak hanya menangani problematika sampah tapi juga mampu menurunkan emisi di dua sisi, yaitu dari tumpukan sampah dan dari pengurangan porsi batu bara di PLTU,” ujar Iwan Agung, dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 10 Juli 2024.