Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kesehatan

Puncak HKN 2018 Insan Kesehatan Senam Bersama

×

Puncak HKN 2018 Insan Kesehatan Senam Bersama

Sebarkan artikel ini
Peringati HKN 2018 insan Kesehatan Kota Bekasi gelar senam bersama di Plaza Pemkot, Minggu (25/11).

BEKASI- Masih dalam rangkaian kegiatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Kota Bekasi, sejumlah insan kesehatan mengikuti senam bersama, pada Minggu, (25/11/2018).

Senam bersama menjadi puncak kegiatan HKN 2018 Kota Bekasi. Diketahui tiap 12 November, pemerintah menetapkan menjadi Hari Kesehatan Nasional.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Senam bersama dilakukan di Plaza Pemkot Bekasi Kantor Walikota Bekasi diikuti para insan kesehatan dari puskesmas se-Kota Bekasi, RSUD Kota Bekasi, RS Swasta dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Mereka mengikuti tiap gerakan senam dari instruktur Selebriti Fitnes dengan diiringi musik remix hingga musik daerah. Para peserta pun tampak antusias mengikuti senam bersama yang dimulai sejak pukul 07.00 Wib.

Sebelumnya, pada Sabtu kemarin, digelar deklarasi Anti Buang Air Besar Sembarangan untuk 4 wilayah kelurahan, kali ini mereka diajak melakukan aktifitas olahraga fisik bersama. Dengan moto HKN 2018, “Hidup Sehat Mulai Dari Kita”.

Ketua Panitia Hari Kesehatan Nasional 2018 Tingkat Kota Bekasi, dr Diki mengatakan senam bersama menjadi rangkaian terakhir peringatan HKN yang sudah dimulai beberapa Minggu terakhir.

“Semoga HKN menjadi semangat kita bersama menjaga kesehatan mulai dari diri kita dan keluarga. Senam bersama bisa jadi cerminan hidup sehat yang baik,” ungkap Dokter Diki.

“Puncak HKN dengan kegiatan senam bersama. Dan tetap selalu menjaga kesehatan dengan berolahraga,” imbuh Askar selaku Ketua IDI Kota Bekasi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi dr Tanti Rohilawati mengatakan apresiasinya kepada jajaran insan kesehatan dalam memeriahkan senam kesehatan bersama kali ini dan berbagai kegiatan yang sudah berjalan di masyarakat.

“Kontribusi insan kesehatan kepada masyarakat kami sangat mengapresiasi,” ungkap Tanti.

Sebagai bentuk apresiasinya juga, dirinya bersedia memberikan hadiah satu buah sepeda bagi insan kesehatan yang ikut senam bersama dan yang mampu menjawab pertanyaan seputar syarat wilayah bebas BABs.

Ia menambahkan program Kelurahan bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABs) atau Open Defecation Free (ODF) akan terus berlanjut hingga tahun mendatang. Sementara ini kata dia, baru 6 wilayah kelurahan se-Kota Bekasi yang ditetapkan menjadi wilayah bebas BABs. Kota Bekasi memiliki 56 kelurahan tersebar di 12 Kecamatan.

“Kedepan kita terus upayakan 56 kelurahan yang ada bebas BABs karena baru 6 wilayah termasuk 4 wilayah kemarin yang sudah deklarasikan BAbs di HKN 2018,” pungkasnya. (goeng/bams)

Example 120x600
Kesehatan

“PABC biasanya terjadi pada wanita reproduktif. Pengobatan bisa dengan kemoterapi atau kalau mau paling aman ya operasi. Tapi itu harus dikonsultasikan dengan dokter anestesi dulu, supaya obat bius yang diberikan bisa dipastikan aman untuk bayi yang ada di kandungannya. Bisa dilakukan setelah usia kandungan 3 bulan lebih,” kata Aida.