Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Dishub Identifikasi Persoalan Kondusivitas Jelang Arus Mudik di Terminal Induk Bekasi

×

Dishub Identifikasi Persoalan Kondusivitas Jelang Arus Mudik di Terminal Induk Bekasi

Sebarkan artikel ini
Terminal Induk Bekasi. (poto:istimewa)

BEKASI TIMUR- Sejumlah persoalan yang berpotensi menghambat kondusivitas mudik lebaran teridentifikasi di Terminal Induk Bekasi. Permasalahan krusial adalah terbatasnya kapasitas daerah lingkungan kerja untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Yang jadi persoalan lainnya adalah lahan parkir bagi kendaraan pengantar pemudik di terminal,” demikian dikatakan Kadishub Kota Bekasi Yayan Yuliana, Rabu (06/06).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Yayan mengatakan, lahan terminal ideal yang dibutuhkan untuk mengatasi persoalan itu minimal seluas 5 hektare. Namun, saat ini lahan yang tersedia baru sekitar 1,3 hektare.

Menurutnya, situasi itu membuat area terminal hanya mampu menampung bus dan angkutan umum saja. Sehingga, kendaraan pribadi pengantar terlantar di sekitar Jalan Cut Meutia.

Selain itu, persoalan berikutnya adalah terbatasnya ruang tunggu penumpang di Terminal Induk Kota Bekasi, sehingga bila terjadi keterlambatan kedatangan bus berpotensi menyebabkan penumpukan penumpang.

“Fanatisme penumpang terhadap Perusahaan Otobus (PO) tertentu mengakibatkan penumpukan penumpang pada trayek-trayek tertentu. Situasi itu juga bisa memicu potensi pelanggaran terhadap tarif angkutan Lebaran,” katanya.

Lebih lanjut, Yayan mengatakan, penumpukan penumpang juga bisa memicu kemacetan di pintu masuk dan pintu keluar terminal induk.

“Untuk pintu keluar disebabkan hambatan samping oleh pedagang yang berjualan di ruas Jalan H Juanda di sekitar pintu keluar terminal,” tandas dia. (bk)

Example 120x600
Metropolitan

Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat sebesar 51,77% jika dibandingkan lalin normal (dari 684.610 kendaraan). Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2023, total volume lalin ini lebih tinggi sebesar 6,70% (dari 973.804 kendaraan).

Metropolitan

“Jadi hasil monitoring kita tadi, Alhamdulillah hari ini pemudik sudah lebih landai. Dan kita pantau pada saat puncaknya itu terjadi pada Jumat malam Sabtu kemarin,” kata Pj Raden Gani Muhammad, Minggu 07 April 2024.

Metropolitan

“Tetap patuhi SOP dan selalu bekerja dengan mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), terus berikan layanan kelistrikan yang terbaik bagi masyarakat dan saya harap seluruh petugas tetap semangat dalam melaksanakan tugasnya di Hari Raya Idul Fitri 1445 H ini.” pungkas Zamzami.