Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ekbis

Gerakan #AsyikPreneur Siap Tingkatkan Jumlah Wirausaha di Jawa Barat

×

Gerakan #AsyikPreneur Siap Tingkatkan Jumlah Wirausaha di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Pamlflet #ASYIKpreneur.

BANDUNG- Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Mayjen TNI (Purn) – Ahmad Syaikhu (ASYIK) mengumumkan program ASYIKpreneur, Kamis (12/04). Gerakan #AsyikPreneur siap meningkatkan jumlah Wirausaha di Jawa Barat.

Calon Wakil Gubernur Ahmad Syaikhu mengatakan, Program AsyikPreneur diharapkan dapat membuka 1 juta lapangan kerja dan melahirkan 300 ribu pengusaha baru di Jawa Barat. Sebagai provinsi yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jawa Barat tentu masih memiliki peluang besar untuk mengembangkan masyarakatnya guna menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi mudanya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Apa itu Program ASYIKpreneur? ASYIKpreneur akan menjadi tempat untuk melahirkan dan mengembangkan kewirausahaan di Jawa Barat agar bisa semakin meningkatkan perekonomian masyarakat. Program ASYIKpreneur mentargetkan para anak muda di Jawa Barat yang kreatif untuk ikut berpartisipasi mengkampanyekan gerakan kewirausahaan.

“Selain itu, kami ingin menjadikan Jawa Barat sebagai tempat yang ASYIK bagi pengusaha dengan mengedepankan konten ekonomi lokal serta menjadi sesuatu yang punya nilai tambah dan keren,” kata Ahmad Syaikhu saat membuka ASYIKpreneur di Opieun coffee di Jalan PH. H Mustofa No.31, Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/04).

Syaikhu melanjutkan, program ASYIKpreneur merupakan jihad ekonomi bagi para pelaku usaha di Jawa Barat untuk berdaya di negeri sendiri. “Singkatnya, gerakan kampanye kami terhadap generasi muda di Jawa Barat adalah #BikinUsahaItuASYIK. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pelatihan, pendampingan usaha oleh para para praktisi (mentoring), persiapan modal bisnis, serta aktivitas-aktivitas lainnya yang bisa mengasah kemampuan kewirausahaan mereka,” papar Syaikhu.

Ia mengatakan, ASYIKpreneur akan membangun 1000 titik Coworking space tersebar di seluruh kota di Jawa Barat, dimana, kata Syaikhu, tempat ini akan menjadi wadah informasi serta bisa memfasilitasi para calon pengusaha dan praktisi bisnis untuk saling berbagi dan bertumbuh.

“Kami akan mengajak anak muda di Jawa Barat untuk terus mengasah kreativitas yang mereka miliki. Di ASYIKpreneur mereka bisa mendapatkan pelatihan wira usaha, marketing, financial, atau apapun yang berkaitan dengan bisnis. Karena itu kami menciptakan  ASYIKpreneur ini sebagai wadah yang tepat untuk memajukan usaha lokal di Jawa Barat,” kata dia.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa ustad ini mengungkapkan, kegiatan ASYIKpreneur akan dimulai dengan membangun 3 titik coworking space di Bekasi, Bandung, dan Garut. ASYIKpreneur juga akan segera mengadakan roadshow keliling ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat untuk melakukan seminar (talkshow) dan training (workshop), serta company visit. Program lain yang juga akan dilakukan ASYIKpreneur Festival (Business plan competition dengan menargetkan 10.000 peserta, The Best 33 Start-up dengan menargetkan 3.000 peserta, Pentas seni dan Budaya) dan Ramadhan Campreneur.

“Kami membuat Coworking space sebagai ruang publik yang akan digunakan oleh pengusaha-pengusaha baru. Tentu anak muda lebih tahu keuntungan ruang publik itu kepentingannya. Dan mereka akan dimanjakan dengan fasilitas pendukung, mulai dari Wi-Fi berkapasitas tak terbatas sampai sarana prasarana pendukung lainnya. Kami sangat menyarankan bagi seluruh penduduk Jawa Barat yang bermimpi untuk berwirausaha agar bergabung di ASYIKpreneur karena ini benar-benar program yang bisa mendidik dan sangat inspiratif,” tandas Ahmad Syaikhu. (BK)

Example 120x600
Ekbis

”Kami sangat mengapresiasi langkah sinergi ini, proses lanjutan dari salah satu produk olahan sampah menjadi biomassa ini tentunya akan memiliki peran ganda yang tidak hanya menangani problematika sampah tapi juga mampu menurunkan emisi di dua sisi, yaitu dari tumpukan sampah dan dari pengurangan porsi batu bara di PLTU,” ujar Iwan Agung, dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 10 Juli 2024.

Ekbis

“Saat pemberian materi pembelajaran, tentu sudah kami sesuaikan mengikuti kemampuan dari anak-anak usia dini. Apalagi saat sesi pembelajaran, mereka sangat aktif dan antusias sekali meski kegiatannya kami lakukan secara indoor dan outdoor,” ucap Donna pada Rabu, 03 Juli 2024.