Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Mancing Bersama, Jasmerah Sebar 1 Ton Lele

×

Mancing Bersama, Jasmerah Sebar 1 Ton Lele

Sebarkan artikel ini
Tampak para peserta mancing bersama di pinggiran danau.

MEDANSATRIA- Jaringan Suara Memilih Rahmat Effendi (JASMERAH) menggelar mancing bersama di Danau Biz Park, Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Minggu (04/02). Ribuan peserta tampak meramaikan mancing bersama.

Ketua JASMERAH, Dodi Kuncir mengatakan, pihaknya melepas satu ton ikan lele untuk mancing bersama. “Jumlah peserta yang ikut sekitar 2000 orang, terdiri dari pria maupun wanita, anak-anak dan dewasa,” ujarnya kepada awak media, Minggu (04/02).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurutnya, mancing bersama seperti ini salah satu cara menghilangkan stres yang murah, dan banyak di minati masyarakat.  Selain itu diharapkan lebih mengakrabkan, juga memperdekat tali silaturahmi sesama pendukung Bapak Rahmat Effendi.

“Ini merupakan sebuah inovasi dalam menjalin kebersamaan dengan masyarakat. Terbukti, tidak hanya masyarakat Kota Bekasi, tapi peserta juga datang dari luar Bekasi,” ujar Dodi.

Salah satu peserta, Pendi mengaku mengikuti lomba mancing ini. Ia mengaku penasaran ingin mendapatkan ikan lele Babon yang menjadi penilaian dewan juri.

“Tadi nyaris dapat ikan lele yang besar tapi sayang lepas. Acaranya unik dan menyenangkan,” pungkas Pendi.

Sekadar di informasikan, hadir pada mancing bersama, bakal calon wakil walikota Tri Adhianto, Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Wenny Hariyanto, Ketua Kalibaru Fishing Club (KFC) Zainal Arifin, dan Sekjen JASMERAH, Dadang Hendi. (BK)

Example 120x600
Politik

“Sebanyak 117.622 suara yang disertai dengan fotocopi KTP warga Kota Bekasi yang harus diserahkan ke kami sebagai bentuk dukungan maju dari jalur perorangan,” jelas Ali saat ditemui di kantornya, Selasa 23 April 2024.

Politik

“Urbanisasi itu ‘kan aktivitas rutin tiap tahun. Dan itu merupakan salah satu hak warga negara Indonesia untuk bisa tinggal dimana pun, salah satunya Kota Bekasi. Kita tidak bisa dan tidak boleh mencegah itu,” ujar Syaifuddaulah kepada awak media, Jumat 19 April 2024.