Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaUncategorized

Anggaran Flyover Bulak Kapal Bekasi Tembus Rp312 Miliar, Pembebasan Lahan Dikebut

×

Anggaran Flyover Bulak Kapal Bekasi Tembus Rp312 Miliar, Pembebasan Lahan Dikebut

Sebarkan artikel ini
Menteri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau lokasi rencana pembangunan flyover di Kota Bekasi, Jumat (30/10/2026). Pembebasan lahan proyek tersebut dialokasikan anggaran sekitar Rp126 miliar dari Pemkot Bekasi, sedangkan pembangunan fisik flyover diperkirakan menelan biaya Rp186 miliar.

Anggaran pembangunan Flyover Bulak Kapal, Kota Bekasi, diperkirakan mencapai Rp312 miliar. Anggaran tersebut terdiri atas biaya pembebasan lahan sekitar Rp126 miliar dan pembangunan fisik flyover sebesar Rp186 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan hal tersebut saat meninjau lokasi rencana pembangunan flyover Bulak Kapal bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Jumat 30 Oktober 2026.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

AHY menjelaskan, pembebasan lahan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bekasi. Sementara itu, biaya pembangunan fisik flyover diperkirakan mencapai Rp186 miliar.

“Biaya yang sudah dialokasikan untuk pembebasan lahan ini tanggung jawab dari Bapak Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Bekasi, kurang lebih Rp126 miliar. Sedangkan untuk pembangunan flyovernya sendiri dikalkulasi sekitar Rp186 miliar,” kata AHY dikutip Bekasiguide.com, Jumat 30 Oktober 2026.

Dari sisi pembebasan lahan, terdapat 76 bidang tanah yang sedang diupayakan untuk dibebaskan. Sebanyak 40 bidang di antaranya telah dinyatakan clear and clean, sedangkan lebih dari 30 bidang lainnya masih dalam proses pembayaran.

“Tadi saya juga menanyakan kepada Kepala BPN apakah masih ada persoalan terkait lahan. Dari 76 bidang tanah yang sedang diupayakan untuk dibebaskan, sebanyak 40 bidang sudah clear and clean. Kemudian, lebih dari 30 bidang lainnya masih dalam proses pembayaran,” jelasnya.

AHY berharap seluruh proses pembebasan lahan dapat dituntaskan pada November 2026. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota Bekasi juga akan mengawal koordinasi terkait kemungkinan pemanfaatan aset tanah milik pemerintah untuk mendukung pembangunan.

Flyover Bulak Kapal direncanakan memiliki panjang sekitar 500 meter. Pembangunan infrastruktur tersebut ditujukan untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang kereta api.

AHY menyebut pembangunan direncanakan berlangsung dalam rentang 2026 hingga 2028, dengan waktu pelaksanaan konstruksi sekitar enam bulan. Pemerintah berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kota Bekasi.

Example 120x600
Berita

“Melalui kegiatan SARLING, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang lengkap dan mudah dipahami mengenai layanan PLN, termasuk promo diskon tambah daya sebesar 50 persen. Kami juga mengajak pelanggan untuk memanfaatkan PLN Mobile agar berbagai kebutuhan kelistrikan dapat diakses dengan lebih praktis, cepat, dan aman,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Minggu 25 Oktober 2026.