PT Summarecon Agung Tbk mengalokasikan investasi sekitar Rp78 miliar untuk membangun Stasiun Bekasi Ekstensi beserta skybridge yang terhubung dengan Stasiun Bekasi. Infrastruktur tersebut menjadi langkah awal pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Summarecon Bekasi yang mengintegrasikan berbagai moda transportasi.
President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi, mengatakan pembangunan stasiun ekstensi bukan untuk menghadirkan titik pemberhentian kereta baru, melainkan sebagai akses tambahan yang memudahkan masyarakat menuju Stasiun Bekasi.
“Nilai investasinya sekitar Rp78 miliar. Itu mencakup pembangunan stasiun ekstensi dan skybridge beserta konektivitasnya,” ujar Adrianto dikutip Bekasiguide.com, Jumat 24 Juli 2026.
Ia menjelaskan, penumpang nantinya akan mengakses Stasiun Bekasi melalui skybridge sepanjang sekitar 300 meter. Skema tersebut dipilih agar operasional kereta tetap berjalan normal tanpa perlu mengubah sistem persinyalan yang sudah ada.
Menurut Adrianto, konsep tersebut menjadikan stasiun ekstensi sebagai catchment area atau area penampung penumpang sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan KRL.
Selain meningkatkan akses menuju Stasiun Bekasi, proyek ini juga menjadi bagian dari rencana besar pengembangan TOD Summarecon Bekasi. Kawasan tersebut nantinya akan terhubung dengan jaringan KRL, LRT Jabodebek hingga rencana pengoperasian Personal Rapid Transit (PRT) sebagai transportasi internal.
“Semua ini merupakan bagian dari grand design TOD Summarecon Bekasi. Kami ingin menghadirkan kawasan yang benar-benar mengutamakan konektivitas antarmoda sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan transportasi,” kata Adrianto.
Untuk pengelolaan area stasiun ekstensi, Summarecon bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui skema konsesi selama 12 tahun. PT KAI akan mengembangkan kawasan komersial berupa retail dan tenant makanan-minuman (F&B), sementara Summarecon memperoleh manfaat dari meningkatnya konektivitas kawasan pengembangannya dengan transportasi publik.
Dengan hadirnya stasiun ekstensi tersebut, Summarecon berharap mobilitas masyarakat menuju kawasan Bekasi maupun Jakarta menjadi lebih mudah sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan TOD di masa mendatang.








