Penanganan sampah, banjir, dan kemacetan menjadi fokus pembahasan Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, saat bertemu warga RW 33, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, dalam Reses II Tahun Anggaran 2026, Kamis (9/7/2026) malam.
Di hadapan warga, Sardi menjelaskan salah satu solusi jangka panjang persoalan sampah adalah pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bantargebang. Menurutnya, fasilitas tersebut akan mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus mengubah sampah menjadi energi.
“PSEL akan menjadi solusi bertahap dalam mengurangi penumpukan sampah karena limbah nantinya diolah menjadi energi listrik,” ujarnya dikutip bekasiguide.com, Kamis malam 09 Juli 2026.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah di tingkat lingkungan juga harus diperkuat melalui bank sampah. Program itu dinilai dapat meningkatkan kepedulian masyarakat sekaligus memberi nilai ekonomi dan didukung melalui dana hibah Rp100 juta untuk setiap RW.
Selain itu, Sardi mengatakan penanganan banjir terus dilakukan melalui optimalisasi Polder Air VIP, pembangunan drainase, pemasangan U-Ditch, hingga pengerukan sungai yang terintegrasi dengan Kabupaten Bekasi.
Untuk perbaikan lingkungan, ia meminta warga bersama pengurus RW menentukan satu ruas jalan yang diprioritaskan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2026.
“Karena wilayah ini rawan banjir, saya memilih pengecoran jalan dibanding pengaspalan. Tentukan jalan yang paling membutuhkan perbaikan,” katanya.
Sardi menyebut peningkatan jalan akan difokuskan di kawasan RT 06, RT 07, dan RT 08 RW 33 agar lebih tahan terhadap genangan.
Ia juga mengungkapkan pemerintah pusat telah menyiapkan pembangunan Flyover Stasiun Bekasi untuk membantu mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
“Mudah-mudahan pembangunan Flyover Stasiun Bekasi dapat mengurangi kepadatan lalu lintas,” ucapnya.
Perwakilan warga, Marno, mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD Kota Bekasi yang dinilai memberi perhatian langsung terhadap persoalan lingkungan.
“Semoga seluruh aspirasi warga dapat terus dikawal hingga terealisasi,” tutupnya.








