Seorang warga bernama Leni menyampaikan rasa syukur setelah kedua cucunya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat usai diduga menjadi korban penelantaran dan perdagangan anak oleh orang tua kandungnya sendiri.
Dalam keterangannya di Polres Bekasi Kota, Leni mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali melaporkan kasus yang berkaitan dengan perilaku anaknya yang dinilai bermasalah, termasuk dugaan keterlibatan dalam tindakan penganiayaan.
“Alhamdulillah cucu saya bisa kembali dengan selamat. Saya sudah lebih dari sepuluh kali melapor terkait kasus yang berbeda-beda,” ujar Leni, Jumat 19 Juni 2026
Ia menuturkan, salah satu cucunya bahkan sempat diduga hendak dijual ke Kalimantan. Selain itu, terdapat pula laporan terkait dugaan penganiayaan yang dialami korban oleh pihak lain di lingkungan pergaulan, termasuk tindakan kekerasan seperti disundut rokok.
Leni mengaku sempat melakukan pencarian hingga ke Lamongan, Jawa Timur, sebelum akhirnya kedua cucunya ditemukan dalam kondisi selamat dan mendapatkan pendampingan dari pihak kepolisian.
“Saya sangat berterima kasih kepada Kapolres Bekasi Kota dan seluruh jajaran, juga Polda hingga Mabes Polri yang sudah membantu menangani kasus ini,” katanya.
Ia menyebut kasus ini sebagai ujian keluarga dan berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran bagi para orang tua agar lebih terbuka dalam menangani persoalan anak. Sementara itu, pihak kepolisian disebut telah melakukan penanganan terhadap kasus tersebut melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta jajaran terkait.
“Alhamdulillah sekarang sudah aman dan dalam penanganan,” ujarnya.








