Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Tiga Hari Mengapung, Mayat Pria Ditemukan di Kali Sekunder Tambun Utara

×

Tiga Hari Mengapung, Mayat Pria Ditemukan di Kali Sekunder Tambun Utara

Sebarkan artikel ini

Sesosok pria ditemukan tak bernyawa mengambang di aliran Kali Sekunder, Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin 2 Maret 2026.

Jasad tersebut ditemukan oleh seorang pencari ikan yang menggunakan alat setrum sekitar pukul 14.30 WIB. Temuan itu kemudian dilaporkan ke warga sekitar hingga diteruskan ke tim relawan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Relawan evakuasi, Yopi, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi begitu menerima kabar tersebut.

“Awalnya ditemukan sama tukang setrum ikan. Setelah ada laporan masuk, kami langsung ke lokasi untuk cek dan evakuasi,” ujarnya dikutip Bekasiguide.com, Selasa 3 Maret 2026.

Proses pengangkatan jenazah sempat tersendat karena banyak warga memadati bantaran kali. Meski begitu, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban dari dalam air.

Menurut Yopi, kondisi jasad saat ditemukan masih dalam keadaan utuh, namun sudah mengalami pembengkakan. Diduga korban telah berada di dalam air selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan.

“Tubuhnya utuh, tapi memang terlihat membesar seperti bengkak. Kemungkinan sudah cukup lama di air,” jelasnya.

Tidak ditemukan tanda-tanda khusus pada tubuh korban. Saat ditemukan, pria tersebut mengenakan celana pendek dan sweater.

Jenazah kemudian diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kapolsek Tambun, Kompol Wuriyanti, membenarkan adanya penemuan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan berat badan kurang lebih 80 kilogram. Rambutnya lurus dan dipotong rapi.

“Saat ditemukan, korban mengenakan batik seragam SMP 158 serta kaos abu-abu bertuliskan ‘Family Gathering 2014 PT Mangul Jaya’. Diperkirakan sudah meninggal dunia kurang lebih tiga hari sebelum ditemukan,” kata Wuryanti.

Hingga kini identitas korban belum diketahui. Polisi masih menunggu adanya laporan dari pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut.

Masyarakat yang memiliki informasi diminta segera menghubungi Polsek Tambun Selatan atau datang langsung dengan membawa identitas serta foto terakhir untuk proses pencocokan.

Penulis: Salma Editor: Bams
Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.