Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Hujan Disertai Angin Kencang, Rumah Warga Kranji Roboh

×

Hujan Disertai Angin Kencang, Rumah Warga Kranji Roboh

Sebarkan artikel ini

Sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Banteng No. 52 RT 003/015, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, roboh akibat diterpa angin kencang pada Selasa 13 Januari 2026 sekitar pukul 13.30 WIB.

Hujan dan angin kencang menyebabkan atap rumah roboh dan menimpa dinding bangunan, sehingga mengakibatkan kerusakan cukup parah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

“Dari hasil assesment di lapangan, satu rumah terdampak dengan satu kepala keluarga atau lima jiwa. Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban meninggal, dan warga tidak mengungsi,” ujar Idham Khalid dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Januari 2026.

Ia menjelaskan, luas bangunan rumah mencapai sekitar 200 meter persegi, dengan area terdampak sekitar 112 meter persegi. Kerusakan dikategorikan rusak berat, khususnya pada bagian atap rumah yang roboh.

Sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan. BPBD Kota Bekasi telah melakukan penanganan awal dengan menyalurkan bantuan darurat berupa terpal serta melakukan pendataan kebutuhan mendesak warga terdampak.

“Kebutuhan mendesak saat ini antara lain terpal, paket logistik keluarga besar, selimut, air mineral, mie instan, dan alat kebersihan. Kami terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan RT setempat,” tambah Idham.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.