Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Bau Menyengat di Saluran Air, DLH Kota Bekasi Lakukan Penelusuran

×

Bau Menyengat di Saluran Air, DLH Kota Bekasi Lakukan Penelusuran

Sebarkan artikel ini

Warga di wilayah Kecamatan Jatiasih hingga Bekasi Selatan dibuat resah oleh bau menyengat yang tercium dari aliran saluran air sejak beberapa hari terakhir. Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi.

DLH Kota Bekasi menerjunkan tim gabungan untuk menelusuri sumber bau yang diduga berasal dari aliran Kali Jakamulya hingga Kali Citra.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Penelusuran dilakukan dengan menyusuri saluran drainase dari wilayah hulu di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, hingga hilir di Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan titik awal pencemaran sekaligus mengidentifikasi potensi pembuangan limbah ilegal.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menyebut hasil pengukuran kualitas air di lapangan menunjukkan adanya kondisi yang tidak normal. Kadar Dissolved Oxygen (DO) tercatat hanya 0,5 mg/L, sementara kadar klorin mencapai 1,81 ppm. Angka tersebut melampaui ambang batas baku mutu lingkungan sebagaimana diatur dalam PP Nomor 22 Tahun 2021.

“Sampel air kami ambil di Kali Citra wilayah Jakasetia. Di titik ini, pencemaran terlihat lebih terkonsentrasi dan baunya cukup kuat,” ujar Kiswatiningsih dikutip Bekasiguide.com, Jumat 9 Januari 2025.

Dari hasil pengamatan visual, air di wilayah Jatirasa terpantau relatif lebih jernih meski bau masih tercium. Sementara itu, kondisi di wilayah Jakasetia menunjukkan akumulasi cemaran yang diperkirakan telah terjadi selama kurang lebih dua hari.

DLH Kota Bekasi juga berkoordinasi dengan aparat wilayah setempat untuk meningkatkan pengawasan serta mencegah dampak lanjutan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi pencemaran lingkungan melalui saluran pengaduan resmi DLH Kota Bekasi.

DLH menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan penelusuran lanjutan demi menjaga kualitas lingkungan serta kenyamanan warga Kota Bekasi.

Example 120x600
Metropolitan

“Disdukcapil Kota Bekasi menjadi satu-satunya OPD yang berhasil menempatkan dua ASN sebagai finalis lima besar di dua kategori berbeda. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan karakter dan kualitas SDM yang kami lakukan mampu melahirkan aparatur yang layak mendapatkan apresiasi,” ujar Taufiq dikutip bekasiguide.com, Rabu 28 Oktober 2026.

Metropolitan

“Penyerahan sertifikat tanah ini merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanahnya. Kami berharap sertifikat yang diterima dapat memberikan rasa aman, melindungi hak kepemilikan warga, serta dimanfaatkan dan dijaga dengan baik,” ujar Tri dikutip Bekasiguide.com, Selasa 27 Ootober 2026.