Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Gubernur Dedi Mulyadi Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Wisata Air Kalimalang

×

Gubernur Dedi Mulyadi Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Wisata Air Kalimalang

Sebarkan artikel ini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama dengan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan peletakan batu pertama pembangunan wisata air Kalimalang di Jalan KH Noer Ali, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Kamis 21 Agustus 2025.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memastikan bahwa pihaknya mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp.60 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan wisata Air Kalimalang.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Itu sudah dihitung kurang lebih 60 miliar dan akan dialokasikan anggarannya oleh pemerintah provinsi,” kata Tri dikutip Bekasiguide.com, Kamis 21 Agustus 2025.

Selain itu, Tri melanjutkan, bahwa pembangunan wisata air kalimalang ini akan dilakukan secara bertahap menggunakan dana CSR dari PT. Mizu sebesar Rp. 36 miliar.

“Ini target kita di tahun 2026 dimulai adanya CSR yang diberikan oleh PT Miju dalam rangka untuk membangun jembatan. Nanti ada satu jembatan dibongkar, dan dibangun satu jembatan oleh PT Miju,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi, memuji kinerja Tri Adhianto sebagai Wali Kota Bekasi karena telah dinilai baik dalam membangun infrastruktur kota.

“Jadi kita terima kasih ya, kota bekasi punya wali kota yang punya keberanian, punya nilai up yang tinggi, punya visi pembangunan infrastruktur yang memadai,” tutupnya.

 

 

 

 

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.