Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Resmikan Taman ke-4 di Ciketing Udik, Wali Kota Tri Adhianto Tancap Gas Bangun 56 Taman per Tahun!

×

Resmikan Taman ke-4 di Ciketing Udik, Wali Kota Tri Adhianto Tancap Gas Bangun 56 Taman per Tahun!

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmikan Taman Ciketing Udik 4 di Perumahan Taman Sari Regensi RW 08, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang.

Komitmen Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam memperluas ruang terbuka hijau kembali dibuktikan. Ia meresmikan Taman Ciketing Udik 4 di Perumahan Taman Sari Regensi RW 08, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang. Taman ini bukan sekadar tempat bermain, tetapi sarana edukatif dan religi yang unik.

Tri mengapresiasi kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang telah berperan aktif membangun dan menjaga taman tersebut. Ia juga mengungkapkan target ambisius Pemkot Bekasi: 56 taman baru tiap tahun di seluruh kelurahan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Saya sangat mengapresiasi BKM yang telah berperan aktif membangun taman ini. Setiap tahun, Pemkot akan membangun 56 taman untuk menciptakan ruang publik yang sehat dan edukatif,” tegas Tri Adhianto dikutip pada Kamis, 10 Juli 2025.

Yang menarik, Taman Ciketing Udik 4 menghadirkan miniatur manasik haji, sebuah inovasi yang menjadikan taman ini sebagai ruang edukasi agama untuk anak-anak dan warga Bekasi secara umum.

“Miniatur ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat belajar manasik secara menyenangkan bagi anak-anak di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Tak hanya bicara soal taman, Tri juga menyentil kebijakan penting menjelang tahun ajaran baru: larangan membawa ponsel ke sekolah bagi siswa SD dan SMP. Langkah ini diambil demi melindungi fokus belajar dan tumbuh kembang generasi muda.

“Mulai tahun ajaran baru, siswa SD dan SMP tidak diizinkan membawa HP ke sekolah. Ini untuk menjaga konsentrasi dan mencegah penyalahgunaan teknologi,” tegasnya.

Dengan hadirnya taman-taman baru seperti Ciketing Udik 4, Pemerintah Kota Bekasi berharap ruang hijau bukan hanya indah dan ramah anak, tapi juga menjadi pusat interaksi sosial, edukasi, dan pembentukan karakter generasi masa depan. (Adv)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.