Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Personel Gabungan TNI Polri Siap Amankan Laga Timnas Indonesia Melawan Filipina

×

Personel Gabungan TNI Polri Siap Amankan Laga Timnas Indonesia Melawan Filipina

Sebarkan artikel ini

JAKARTA- Pertandingan laga sepakbola Timnas Indonesia melawan Filipina yang akan dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, malam ini akan dijaga ketat ribuan personel gabungan baik dari Polri, TNI hingga aparat pemerintah Pemprov DKI Jakarta.

“Total ada 2.086 personel gabungan yang ikut mengamankan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Selasa 11 Juni 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Susatyo mengatakan, pengamanan tersebut akan dilakukan di seputaran wilayah Gelora Bung Karno Senayan.

Sementara itu, dia juga mengimbau kepada para penonton untuk tak membawa petasan, flare, senjata tajam, minuman alkohol hingga kembang api. Seperti pertandingan sebelumnya, ada penonton yang diamankan dikarenakan membawa miras dan flare.

“Semua pihak agar menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pertandingan,” jelas Susatyo.

Sementara itu, terkait situasi arus lalu lintas, Susatyo menyebut rekayasa akan dilakukan situasional tergantung kondisi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

“Kami hanya mengimbau kepada pengguna jalan yang tak berkepentingan untuk menghindari kawasan di sekitar GBK dan mencari rute alternatif agar tak terjebak kepadatan lalu lintas,” pesan Susatyo.

“Yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepakbola. Tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan,” tutup Kapolres.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.