Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melakukan asistensi olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut yang melibatkan truk molen di Jalan Cut Meutia, Sepanjang Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Olah TKP dilakukan bersama Polda Metro Jaya dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota untuk mendalami penyebab kecelakaan yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia.
Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol. Mariochristy, mengatakan proses olah TKP dilakukan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengumpulkan bukti-bukti secara saintifik.
Dalam proses tersebut, petugas melakukan pemindaian tiga dimensi terhadap sejumlah titik di lokasi kecelakaan, mulai dari titik awal hingga titik benturan dan posisi akhir kendaraan maupun korban.
“Kami menggunakan metode Traffic Accident Analysis, kita mencari bukti-bukti secara saintifik,” ujar Mariochristy dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 November 2026.
Ia menjelaskan, petugas juga menggunakan drone untuk memindai kontur dan geometri jalan. Langkah tersebut dilakukan guna mendalami kemungkinan pengaruh sudut elevasi atau kondisi turunan jalan terhadap kecepatan kendaraan.
Hasil pemindaian nantinya akan direkonstruksi lebih lanjut dan dijadikan bukti elektronik dalam proses penyidikan.
“Termasuk juga tadi dari titik-titik mulai dari poin titik pertama, titik kedua benturan awal sampai posisi akhir kita sudah laksanakan scanning secara tiga dimensi. Dan itu akan dijadikan bukti elektronik di dalam proses penyidikannya nanti,” jelasnya.
Setelah pemeriksaan di lokasi jalan, tim akan melanjutkan pemeriksaan terhadap kendaraan truk molen yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Pemindaian ulang kendaraan dilakukan untuk melengkapi bukti dan mendalami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian.
Mariochristy menegaskan, Korlantas Polri dalam kegiatan tersebut bertugas memberikan asistensi dan dukungan kepada jajaran Polda Metro Jaya. Sementara, proses penyelidikan dan penyidikan ditangani oleh kepolisian setempat sesuai kewenangannya.
Hingga kini, proses pendalaman penyebab kecelakaan masih berlangsung. Hasil olah TKP, pemeriksaan kendaraan, serta analisis kondisi jalan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.







