Menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 seharusnya menjadi momentum besar bagi Kota Bekasi. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, Porprov juga menjadi kesempatan membangun kebanggaan warga dan menggerakkan ekonomi lokal.
Namun, di tengah berlangsungnya pertandingan, gaung pesta olahraga tingkat provinsi ini belum terasa menonjol di ruang publik.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, atribut promosi Porprov masih minim di sejumlah lokasi strategis. Kondisi ini terlihat di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ir. H. Juanda atau kawasan Proyek, yang merupakan jalur utama aktivitas masyarakat Kota Bekasi.
Bahkan, di kawasan Plaza Patriot Candrabhaga yang menjadi salah satu ikon olahraga Kota Bekasi, publikasi Porprov sejauh ini juga dinilai belum cukup menonjol.
Padahal, jalan-jalan utama dan ruang publik strategis semestinya menjadi etalase penyelenggaraan. Umbul-umbul, spanduk, videotron, dan materi promosi lainnya dapat membangun atmosfer sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa Kota Bekasi tengah menjadi tuan rumah pesta olahraga tingkat provinsi.
Promosi Porprov juga seharusnya tidak berhenti pada pemasangan status atau bingkai foto bertema Porprov di WhatsApp para ASN, pejabat Pemerintah Kota Bekasi, maupun pegawai BUMD. Langkah tersebut dapat menjadi bagian dari kampanye, tetapi tidak cukup untuk membangun gaung di tengah masyarakat.
Diperlukan promosi yang lebih luas, terencana, dan terlihat langsung oleh warga. Mulai dari pemasangan atribut di jalan-jalan strategis, penyebaran jadwal pertandingan, hingga pelibatan komunitas, sekolah, dan organisasi olahraga untuk mengajak masyarakat mendukung para atlet.
Porprov seharusnya tidak hanya ramai di arena pertandingan. Keterlibatan warga juga berpotensi menggerakkan ekonomi lokal sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kota yang menjadi tuan rumah.
Menjelang pembukaan pada 7 November 2026 dan pertandingan berikutnya, pemerintah serta panitia masih memiliki kesempatan memperkuat publikasi dan membangun atmosfer kompetisi. Evaluasi perlu dilakukan agar promosi tidak sebatas formalitas, tetapi benar-benar menjangkau masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan menjadi tuan rumah bukan hanya diukur dari kesiapan venue dan kelancaran pertandingan. Efektivitas publikasi, partisipasi masyarakat, dan kebanggaan warga juga menjadi bagian penting dari kesuksesan penyelenggaraan.
Porprov XV Jawa Barat 2026 seharusnya menjadi pesta olahraga bersama, bukan sekadar agenda pertandingan atau kampanye di media sosial. Menjadi tuan rumah berarti memastikan masyarakat tahu, ikut merasakan, dan bangga terhadap perhelatan yang berlangsung di kotanya sendiri.
Oleh : Redaksi Bekasiguide.com








