Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri rapat koordinasi (rakor) persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat di Aula Nonon Soothanie, Gedung Pemerintahan Kota Bekasi, Jumat 4 September 2026.
Rakor tersebut membahas kesiapan pelaksanaan Porprov, termasuk koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) daerah, dan KONI Jawa Barat.
Dedi mengatakan, Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah utama sekaligus lokasi pembukaan Porprov Jawa Barat. Sementara itu, acara penutupan akan dilaksanakan di Kota Bogor.
“Hari ini kita mengoordinasikan dengan para bupati, wali kota, para ketua KONI daerah kabupaten dengan jajaran KONI provinsi untuk kesiapan melaksanakan kegiatan Porprov,” ujar Dedi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 4 September 2026.
Dalam rakor tersebut, Dedi juga menekankan agar pelaksanaan Porprov dilakukan secara efisien. Menurutnya, kondisi fiskal sejumlah kabupaten dan kota saat ini tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya.
“Yang penting target-target potensi kemenangannya tercapai, target-target medalinya tercapai, kemudian arah Jawa Barat mengikuti PON itu terbina sejak Porprov Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Dedi memastikan seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat akan mengikuti Porprov. Namun, daerah diminta menyesuaikan jumlah kontingen dengan kemampuan anggaran serta memprioritaskan atlet yang memiliki potensi prestasi.
“Hanya Kabupaten Subang yang tadi menyampaikan kondisinya, tetapi pada akhirnya juga nanti akan ikut dengan satu catatan: kurangi jumlah ‘tim hore’ dan tidak usah dikirimkan yang tidak punya potensi prestasi. Jadi dikirimkan yang punya potensi prestasi saja,” jelasnya.
Selain persiapan Porprov, Dedi menyampaikan rencana menghadirkan event olahraga rakyat tahunan di Kalimalang. Salah satunya berupa lomba dayung Piala Gubernur yang direncanakan berlangsung berbarengan dengan pelaksanaan Porprov.








