Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Jamaah KH Jamalullail Mengaji Sambil Kemping

×

Jamaah KH Jamalullail Mengaji Sambil Kemping

Sebarkan artikel ini

NGAJI sambil kemping. Ini yang dilakukan jamaah mengaji Tafsir asuhan KH. Jamalullail, Pondok Fathul Baari Indonesia, Bekasi, Minggu (16/8/2026).

Sebanyak 90 jamaah majlis tafsir KH. Jamalullail yang biasanya mengaji setiap Minggu pagi di PP FBI Bekasi, kemarin menggelar di Bumi Perkemahan Yapin, Sukamakmur, Bogor.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Agar jamaah tidak jenuh mengaji, maka kita pindah ke sini. Sambil kemping,” kata KH Jamalullail dikutip bekasiguide.com, Senin 17 Agustus 2026.

Kyai yang juga Almuahaddits ini menyebut kegiatan mengaji tidak libur. Tetapi, justru memilih di puncak agar jamaah tidak jenuh.

Agenda mengaji juga dilalukan sama. Bahkan lebih banyak, seperti menggunakan waktu untuk berdzikir saat malam dan berolahraga di waktu paginya.

Agenda mengaji tafsir yang disampaikan juga merupakan lanjutan dari mengaji rutin setiap ahad pagi. Kemarin, KH Jamalullail membahas tafsir dari Alquran Surat Al A’raf Ayat 157.

Jamaah tafsir yang datang dengan belasan kendaraan pribadi berasal dari berbagai lokasi. Namun mereka jamaah rutin setiap ahad pagi.

Nur Hidayat, satu jamaah, mengatakan sangat senang karena format mengaji dengan santai dan refreshing. Mengaji di alam yang lebih sejuk dan udara bersih.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Ngaji Kemping, mengatakan kegiatan ini selain untuk menjaga silaturahmi jamaah juga menjadi sarana saling mengenal lebih dekat anyar jamaah. Apalagi, katanya, support kyai sangat jelas dengan berkenan hadir di lokasi kemping.

Example 120x600
Berita

“Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Kholis, dikutip Bekasiguide.com, Minggu 6 September 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik di kediaman Bapak Enin dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung berbagai aktivitas keluarga sehari-hari. Bagi kami, setiap sambungan listrik yang terwujud bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kemudahan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.” ungkap Firman, Jumat 04 September 2026.

Berita

“Kita harus bisa mewaspadai penyakit yang baru muncul atau emerging disease. Dengan perubahan iklim, mungkin ada beberapa jenis virus yang selama ini tidak berkembang. Begitu ada perubahan iklim, virus tersebut bisa berkembang dan menyebar,” ujar Sriyanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 3 September 2026.