Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Kasus HIV Bekasi Tinggi, Dinkes Bongkar Penyebab Sebenarnya 

×

Kasus HIV Bekasi Tinggi, Dinkes Bongkar Penyebab Sebenarnya 

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia, memberikan keterangan kepada awak media terkait kesiapan layanan kesehatan menghadapi potensi pemadaman listrik serta perkembangan penanganan kasus HIV di Kota Bekasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi menjelaskan tingginya jumlah kasus HIV yang tercatat belakangan ini tidak serta-merta menunjukkan adanya lonjakan penularan. Meningkatnya angka kasus justru dipengaruhi oleh semakin masifnya kegiatan skrining atau pemeriksaan yang dilakukan kepada masyarakat dan kelompok berisiko.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, mengatakan semakin banyaknya pemeriksaan yang dilakukan membuat lebih banyak kasus HIV berhasil terdeteksi dibandingkan sebelumnya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kasus itu besar karena memang skrining yang kita lakukan makin banyak,” ujar Satia dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026.

Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting dalam penanganan HIV. Dengan mengetahui status sejak awal, penderita dapat segera mendapatkan pengobatan dan pendampingan sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

Satia menegaskan bahwa orang yang telah terdiagnosis HIV perlu menjalani pengobatan secara rutin. Selain itu, Dinkes juga terus memberikan edukasi agar penderita tidak menularkan virus kepada orang lain.

“Tetap kita dorong untuk orang yang sudah HIV. Tentu kan tidak bisa sembuh, jadi mereka harus rajin berobat. Kita juga melakukan edukasi ke masyarakat agar tidak menularkan ke orang lain,” katanya.

Untuk menekan penyebaran HIV, Dinkes Kota Bekasi secara rutin melakukan skrining dan edukasi di berbagai lokasi yang dinilai memiliki risiko tinggi. Kegiatan tersebut juga melibatkan komunitas agar informasi mengenai pencegahan dan pengobatan HIV dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat.

Satia berharap masyarakat tidak takut untuk melakukan tes HIV apabila merasa memiliki faktor risiko. Menurutnya, semakin cepat status HIV diketahui, semakin besar peluang penderita untuk mendapatkan pengobatan dan mencegah penularan kepada orang lain.

 

 

Example 120x600