Warga RT 002 RW 016 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, menggelar kegiatan Tawaqufan atau penutupan sementara majelis menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut berlangsung di Musholla Al-Ittihaad pada Selasa malam, 10 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi bersama sebelum memasuki bulan penuh ibadah. Warga, pengurus DKM, ustaz, serta tokoh lingkungan tampak hadir dan mengikuti rangkaian doa bersama yang berlangsung dengan khidmat.
Ketua DKM Musholla Al-Ittihaad, H. Saprudin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kekompakan seluruh elemen masyarakat yang selama ini aktif mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan RT 002 RW 016.
“Alhamdulillah, cuaca penuh keberkahan mengiringi langkah parap pengurus, ustaz, guru, serta seluruh jamaah yang hadir malam ini. Terima kasih kepada jajaran pengurus DKM, Ketua RT, Ketua Karang Taruna Unit RW 016, dan seluruh warga RT 002 yang selalu kompak dan peduli,” ujar H. Saprudin dikutip bekasiguide.com, Rabu 11 Februari 2026.
Ia berharap, menjelang Ramadhan seluruh warga diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, serta dijauhkan dari sifat-sifat buruk yang dapat merusak persaudaraan.
Menurutnya, kesiapan lahir dan batin menjadi kunci dalam menyambut Ramadhan agar ibadah dapat dijalankan dengan maksimal.
“Semoga kita semua, beserta keluarga, diberikan kesehatan, rezeki yang cukup, dijauhkan dari kedzaliman, kedengkian, dan hasutan. Mudah-mudahan di bulan Ramadhan nanti kita dapat menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat menyambut dan menjalankan ibadah Ramadhan kepada seluruh warga.
“Atas nama pengurus DKM Musholla Al-Ittihaad, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan kepada seluruh warga. Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan meningkatkan keimanan kita semua,” pungkasnya.
Diketahui, Musholla Al-Ittihaad merupakan bangunan wakaf dari tokoh masyarakat setempat yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 180 meter persegi. Musholla ini dibangun secara gotong royong oleh umat dan warga sekitar serta telah tercatat secara resmi pada PPAIW Kecamatan Bekasi Timur.
Kegiatan Tawaqufan ini sekaligus menjadi penanda penutupan sementara aktivitas majelis, yang akan kembali dilanjutkan setelah bulan suci Ramadhan berakhir.








