Catatan perjalanan 5 tahun Majlis Mudzakaroh Ulama (MAJMU) Bekasi Raya ditandai dengan bedah buku, Minggu (8/2/2026). “MAJMU tetap eksis agar selalu bisa berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di Bekasi,” kata DR. KH. Zamakhsary Abdul Majid, Lc. MA.
Acara bedah buku yang diberi judul “Five Years of Journey MAJMU Bekasi Raya” digelar di Islamic Centre Bekasi. Sekitar 200 peserta dari berbagai elemen ikut hadir.
Buku ini, katanya, adalah buah amanah dan kepercayaan yang diberikan, sekaligus wujud syukur atas perjalanan 5 tahun pertama yang penuh dengan perjuangan. Sebuah perjalanan yang tidak lahir dari ruang hampa, melainkan dari kesadaran kolektif para ulama dan tokoh masyarakat di Bekasi Raya akan pentingnya wadah yang bisa menyatukan gerak demi kemaslahatan umat.
“Alhamdulillah MAJMU telah tumbuh menjadi sala satu elemen masyarakat sipil yang aktif berkontribusi. Mulai dari peran keagamaan melalui pengajian, , kajian tematik, dan fatwa. Ada pula peran pendidikan dengan memberdayakan pesantren dan lembaga pendidikan. Juga peran dakwa yang moderat dan menyejukkan,” katanya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 08 Februari 2026.
Dalam pembangunan daerah pun MAJMU juga telah dan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah ataupun juga dengan ormas keagamaan lainnya.
Di bagian lain, buku ini juga mencatatan sejarah pergerakan MAJMU dalam 5 tahun pertama. Hal mana agar bisa menjadi motivasi dan semangat dalam internal maupun eksternal.
Zamakhsari juga menyebut tegas bahwa MAJMU didirikan bukanlah menjadi tandingan ormas lainnya. Tetapi justru sebagai sinergi dalam mendorong kemaslaatan umat.
MAJMU Bekasi Raya saat ini juga terus berupaya lebih eksis dan lebih berperan kepada masyarakat. Di bidang organisasi terus melengkapi kepengurusan di tingkat kecamatan di wilayah Bekasi Raya.
Buku setebal 194 halaman disusun DR. KH. Zamakhsyari Abdul Majid Lc MA, dan Dalim Algielbary, SPdi MPD, degan kata sambutan DR. Nayyif Sujudi MPD CLMA.








