Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Olahraga

Kota Bekasi Etalase Jawa Barat Butuh Sirkuit, Kang Dedi Jangan Tutup Telinga

×

Kota Bekasi Etalase Jawa Barat Butuh Sirkuit, Kang Dedi Jangan Tutup Telinga

Sebarkan artikel ini
Ketua IMI Kota Bekasi, Komarudin.

Kota Bekasi kembali menunjukkan geliat otomotifnya. Sebanyak 180 starter dari puluhan bengkel ikut ambil bagian dalam ajang drag bike trek lurus di Reka Vida Bekasi, Sabtu (18/10/2025).

Ketua IMI Kota Bekasi, Komarudin, menyebut antusiasme luar biasa ini bukti bahwa anak-anak muda Bekasi butuh wadah untuk menyalurkan hobinya secara positif.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami berterima kasih kepada semua pihak dari RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga aparat kepolisian dan masyarakat sekitar yang mendukung kegiatan ini. Tapi kami masih menunggu satu hal: kehadiran sirkuit permanen di Kota Bekasi,” ujar Komarudin.

Ia menegaskan, Wali Kota Bekasi sudah menunjukkan dukungan moral dan membuka ruang komunikasi untuk rencana pembangunan sirkuit. Namun, keterbatasan anggaran membuat langkah itu belum bisa terwujud tanpa dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sayangnya, suara itu seolah belum sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Saya sudah mencoba berkomunikasi berkali-kali lewat media sosial, tapi tak pernah direspons. Padahal anak muda Bekasi bukan minta hiburan, kami minta ruang untuk berkreasi,” tegas Komarudin.

Menurutnya, Kota Bekasi sebagai etalase Jawa Barat dan pintu gerbang DKI Jakarta semestinya ditata dengan baik, termasuk menyediakan ruang ekspresi bagi generasi muda.

“Kalau Bekasi berantakan dan berisik, yang malu bukan hanya Bekasi, tapi Jawa Barat,” sindirnya.

Komarudin menambahkan, sirkuit bukan tempat kriminal atau taruhan seperti stigma lama.

“Sirkuit adalah ruang kreatif anak muda. Tempat berkumpul, menyalurkan bakat, hingga menciptakan ekonomi baru. Anak muda Bekasi lebih dari satu juta orang tapi tak punya tempat berkumpul yang layak,” jelasnya.

“Soal kebut kebutan di jalan yang makin massif jangan sampe jadi masalah sosial yang baru. Karena indikasinya sekarang yang kebut kebutan di jalan bukan hanya para petaruh balap liar tapi anak anak klub yang biasanya hanya nongkrong dan modif lifestyle sudah merambah kebut kebutan dan speeding rame rame di jalanan,” tandas Komarudin.

Example 120x600
Olahraga

“Yang pasti saya senang banget. Apalagi ini kan akhir tahun, di mana biasanya para pelari sedang memasuki masa off-season. Dengan adanya event di awal tahun, tepatnya 31 Januari, otomatis teman-teman pelari jadi semangat lagi untuk berlatih. Khususnya pelari yang ada di Jakarta, jadi tidak terlalu lama berada di masa off-season,” ujar Agus dikutip Bekasiguide.com, Minggu 21 Desember 2025.