Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ekbis

Di Tengah Dinamika Sektor Properti, Produk Hunian dan Komersial LPCK Tetap Menarik Minat Pasar

×

Di Tengah Dinamika Sektor Properti, Produk Hunian dan Komersial LPCK Tetap Menarik Minat Pasar

Sebarkan artikel ini

Di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi sektor properti nasional, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) tetap menunjukkan kinerja positif dan prospek cerah, khususnya pada segmen hunian dan komersial. Hal ini tercermin dari capaian pra penjualan serta strategi perusahaan dalam menghadirkan produk-produk baru yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Survei Property Outlook 2025 yang dilakukan Knight Frank Indonesia mencatat bahwa sektor hunian masih menjadi pendorong utama pertumbuhan industri properti di Indonesia. Permintaan terhadap berbagai jenis hunian, mulai dari rumah tapak untuk segmen menengah, hunian di sekitar perguruan tinggi, hingga konsep co-living di wilayah urban, menjadikan sektor ini tetap atraktif di tengah tantangan daya beli masyarakat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Wilayah Jabodetabek diprediksi masih akan tetap tumbuh menjadi kawasan metropolitan dengan potensi pertumbuhan properti yang tinggi. Sementara itu, kota-kota seperti Makassar, Semarang, dan Surabaya juga masuk dalam radar investasi properti tahun 2025. Adapun subsektor industri, data center, dan pergudangan diperkirakan bakal tumbuh positif di tahun ini.

Menanggapi kondisi tersebut, LPCK tetap optimis dan aktif mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pada segmen hunian terjangkau.

Presiden Direktur LPCK, Marlo Budiman, mengungkapkan bahwa perusahaan membukukan pra penjualan sebesar Rp323 miliar pada kuartal I 2025, setara dengan 19,6% dari target tahunan sebesar Rp1,65 triliun.

“Capaian ini menunjukkan bahwa minat pasar terhadap produk LPCK, baik hunian maupun komersial, masih sangat kuat,” ujar Marlo dalan keterangan resminya dikutip, Rabu, 16 Juli 2025.

Ia menambahkan, kontributor utama pra penjualan berasal dari produk hunian (67%) dan ruko (33%), termasuk proyek-proyek unggulan seperti XYZ Livin dan Cendana Spark – North yang mencatat performa penjualan solid.

“Secara total, LPCK berhasil menjual 325 unit dari berbagai segmen properti,” jelasnya.

Sebagai bentuk inovasi, LPCK juga telah meluncurkan XQ Livin, produk hunian yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan generasi muda. Perusahaan menargetkan untuk terus meluncurkan produk-produk baru di kuartal-kuartal mendatang guna mempertahankan momentum penjualan.

“LPCK berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal agar proses serah terima kepada konsumen dapat berlangsung tepat waktu dan lancar,” tegas Marlo.

Lebih lanjut Marlo mengatakan, untuk memperkuat performa bisnis, LPCK juga akan mendorong penjualan produk komersial dan ruko yang mendukung ekosistem rumah tapak, sekaligus meningkatkan nilai kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis secara keseluruhan.

Disisi lain, LPCK terus memperluas focus pengembangan Kawasan industri, terutama pada sektor data center, gudang modern, serta teknologi tinggi lainnya.

“Perusahaan juga menargetkan peningkatan keunggulan operasional melalui penguatan tata kelola dan transparansi,” tandasnya.

Example 120x600
Ekbis

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Maret 2026.

Ekbis

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujar Meutya.

Ekbis

“Kami optimistis pertumbuhan investasi akan berdampak positif pada industri properti. Tren permintaan menunjukkan sinyal yang kuat dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Februari 2026.