Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

DP3A Kabupaten Bekasi Lakukan Pendampingan Psikologis ke Korban Pencabulan Ayah Tiri

×

DP3A Kabupaten Bekasi Lakukan Pendampingan Psikologis ke Korban Pencabulan Ayah Tiri

Sebarkan artikel ini
(Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Titin Fatimah saat menghadiri konferensi pers di Polres Metro Bekasi

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi menanggapi serius kasus pencabulan di Cikarang Utara yang melibatkan anak di bawah umur.

(Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Titin Fatimah menyatakan pihaknya langsung bergerak cepat usai mendapat laporan terkait adanya anak di bawah umur yang dicabuli oleh ayah tirinya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi untuk terkait dengan kasus ini, kami melakukan penjangkauan dan mengirimkan tenaga ahli psikolog, konselor untuk dilakukan treatment dan pemulihan psikologis korban dan ibu korban,” kata Titin dikutip Bekasiguide.com, Rabu 9 Juli 2025.

Sebagai bentuk kepedulian, DP3A akan terus melakukan langkah nyata untuk melakukan pendampingan ke korban sampai kondisi psikologisnya membaik.

“Jadi untuk terkait dengan kasus ini, Kaitan dengan Pendampingan akan kita lakukan sepenuhnya sampai korban dan ibu korban itu mendapatkan penanganan sampai psikologisnya Kembali sehat,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, remaja perempuan yang berinisial N (13) menjadi korban pencabulan ayah tirinya RS (41). Korban dicabuli berkali-kali sejak tahun 2023 lalu.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.