Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Menteri P2MI Tengok Korban Penempatan Kerja Ilegal di Polrestro Bekasi Kota

×

Menteri P2MI Tengok Korban Penempatan Kerja Ilegal di Polrestro Bekasi Kota

Sebarkan artikel ini

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding menengok belasan wanita yang menjadi korban agen penyaluran tenaga kerja ilegal di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat 4 Juli 2025.

Dalam hal ini, Karding ingin memastikan penanganan yang diberikan oleh kepolisian terhadap 18 calon pekerja migran Indonesia yang sebelumnya akan diberangkatkan ke Arab Saudi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Hari ini saya ke kantor Polres Metro Bekasi Kota pertama untuk memastikan secara langsung penanganan terhadap pencegahan 18 calon pekerja migran Indonesia akan dibawa ke Arab Saudi dengan cara non-hukum atau ilegal,” kata Karding dikutip Bekasiguide.com, Jumat 4 Juli 2025.

Karding mengungkapkan, bahwa agen penyaluran tenaga kerja yang ingin memberangkatkan 18 korban ini sebenarnya sudah tutup sejak tahun 2016. Namun, ia menduga ada oknum nakal yang membujuk para korban untuk berangkat kerja ke luar negeri.

“18 korban ini berhasil diamankan, dicegah, untuk diberangkatkan oleh PT Dasa Nugraha Utama yang sesungguhnya sudah tutup sejak 2016,” ungkapnya.

Ia meminta, pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota untuk membongkar jaringan-jaringan agen penyaluran tenaga kerja ilegal yang masih beroperasi.

“Saya mendorong kepada Pak Kapolres agar ini diterusuri sampai jaringannya kita bisa bongkar, jadi kegiatan ini kita harapkan mampu mempersempit ruang gerak para pemain, para calo dan menyelamatkan rakyat kita, warga kita dari kemungkinan korban TPPO,” pungkasnya.

 

 

 

 

Example 120x600
Berita

“Kami melihat adanya kebutuhan yang terfragmentasi, di mana masyarakat harus berpindah-pindah tempat antara bekerja dan bersantai. Hal ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga memecah fokus dan merusak momentum produktivitas. Outbreak Signature hadir sebagai solusi dengan menghadirkan ruang yang memungkinkan transisi aktivitas secara seamless,” ujar Raja kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Jumat 10 April 2026.

Berita

“Kami memastikan warga negara asing yang terdampak situasi di kawasan Timur Tengah tetap dapat memperoleh layanan keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui layanan ITKT ini, kami ingin memberikan kepastian hukum sekaligus kemudahan bagi mereka yang mengalami kendala perjalanan internasional,” ujar Anggi.

Berita

“Kami menyadari bahwa masyarakat yang beraktivitas di dekat jaringan listrik memiliki risiko potensi bahaya yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kami merasa perlu untuk memberikan sosialisasi dan edukasi akan potensi bahaya listrik. Dengan edukasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih waspada dan mengetahui cara aman berinteraksi dengan jaringan listrik,” ungkap Firman dikutip bekasiguide.com, Senin 06 April 2026.