Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Car Free Day Kota Bekasi Dihentikan Sementara

×

Car Free Day Kota Bekasi Dihentikan Sementara

Sebarkan artikel ini
warga sedang di CFD. (Ilustrasi)

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup mengumumkan peniadaan sementara kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) yang biasa dilaksanakan di ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani sampai dengan Summarecon Bekasi pada hari Minggu, 1 Juni 2025 mendatang.

Penghentian sementara ini diambil sehubungan dengan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kota Bekasi Tahun 2025 yang akan diselenggarakan pada tanggal yang sama, yaitu 1 Juni 2025, di Plaza Kantor Pemerintah Kota Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kegiatan Car Free Day di ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani sampai dengan Summarecon Bekasi akan kembali dilaksanakan secara normal pada hari Minggu, 8 Juni 2025.

Sesuai Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor: 600.4/2325/DLH.TLPKLH tentang Penghentian Sementara Penyelenggaraan Car Free Day di Kota Bekasi.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.