Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Jelang Ramadhan, PLN UP3 Cikarang Tingkatkan Kemampuan Pegawai dengan Upskilling Akurasi Meter

×

Jelang Ramadhan, PLN UP3 Cikarang Tingkatkan Kemampuan Pegawai dengan Upskilling Akurasi Meter

Sebarkan artikel ini
Menyambut Bulan Suci Ramadhan, PLN UP3 Cikarang melaksanakan kegiatan upskilling kepada pegawai di bidang transaksi energi.

CIKARANG- Menyambut Bulan Suci Ramadhan, PLN UP3 Cikarang melaksanakan kegiatan upskilling kepada pegawai di bidang transaksi energi, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam penggunaan alat pengujian meteran energi, Calmet TE30. Kegiatan upskilling yang diadakan di kantor PLN UP3 Cikarang pada (18/02/2025) diikuti oleh seluruh pegawai PLN UP3 Cikarang bidang transaksi energi.

Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pegawai dapat memanfaatkan alat Calmet TE30 dengan baik, agar pengujian dan kalibrasi meteran energi dapat dilakukan dengan lebih efisien dan akurat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Calmet TE30 adalah perangkat penguji meteran energi dan analis kualitas daya yang digunakan untuk memastikan akurasi meteran energi. Dengan menggunakan alat ini, PLN dapat memverifikasi dan mengkalibrasi meteran energi dengan akurat, sekaligus menganalisis kualitas daya dalam sistem kelistrikan.

Fitur utama alat ini meliputi pengujian transformator arus dan tegangan, serta kemampuan untuk mendeteksi gangguan atau ketidakstabilan dalam kualitas daya yang bisa mempengaruhi kinerja alat dan peralatan listrik lainnya.

Dengan akurasi kelas 0,05% hingga 0,1%, alat ini diharapkan dapat menurunkan kesalahan atau eror yang sering terjadi pada meteran energi, sehingga meningkatkan kualitas pengukuran dan keandalan pembacaan meter kepada pelanggan.

Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menekankan pentingnya peningkatan kemampuan pegawai PLN Cikarang dalam mengoperasikan teknologi terbaru demi meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Wiedhyarno mengatakan, kegiatan upskilling ini merupakan bagian dari komitmen PLN Cikarang untuk terus meningkatkan kemampuan pegawai, menghadapi tantangan di era digital dan kebutuhan akan akurasi yang semakin tinggi.

“Oleh karenanya perlu dipersiapkan sumber daya manusia yang terampil dalam mengoperasikan peralatan canggih seperti Calmet TE30 ini,” jelasnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 25 Februari 2025.

Melalui kegiatan ini, kata dia, PLN Cikarang berharap dapat mengurangi potensi kesalahan pembacaan meter, sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan dengan pelayanan yang lebih tepat.

“Dengan terus berinovasi dan meningkatkan kemampuan pegawai, PLN Cikarang berkomitmen untuk menjadi lebih baik dalam memberikan layanan kelistrikan yang prima,” tegasnya.

Terpisah, General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Murdifi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan insan PLN UID Jawa Barat.

“Langkah yang diambil oleh PLN UP3 Cikarang dalam melaksanakan kegiatan upskilling ini sangat baik, menjadi salah satu bentuk komitmen untuk meningkatkan kemampuan pegawai, dan kegiatan seperti ini agar dilakukan secara berkelanjutan,” ungkap Agung Murdifi.

Example 120x600
Berita

“Fokus utama PGN adalah memastikan layanan energi kepada pelanggan tetap andal melalui pengelolaan infrastruktur dan penyaluran gas yang terintegrasi. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika pasokan dan kebutuhan energi domestik,” ujar Catur dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 28 April 2026.

Berita

“Kegiatan ini bukan hanya tentang penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian dan kehadiran PLN di tengah masyarakat. Melalui peran aktif Srikandi PLN, kami ingin menghadirkan semangat berbagi yang terus tumbuh dan memberikan dampak positif, sejalan dengan nilai-nilai inspiratif yang diwariskan oleh Kartini,” ujar Wiedhyarno dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Senin 27 April 2026. 

Berita

“Kita ingin bagaimana nanti LASQI masuk ke sekolah-sekolah. Memberikan edukasi tentang seni budaya Islam melalui qasidah dan marawis, agar anak-anak sekolah bisa seni qasidah. Saya yakin anak-anak kita itu punya talenta yang bagus. Ya, mungkin dari SMP, SMA, dan sederajatnya nanti,” kata Gus Shol kepada awak media, Sabtu 25 April 2026.