Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pabrik Furniture di Jatibening Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

×

Pabrik Furniture di Jatibening Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Sebarkan artikel ini
Kebakaran terjadi di pabrik furniture yang berlokasi di Jalan Kemang Sari 2 RT 01 RW 011 No 81, Kelurahan Jatibening Baru Kecamatan Pondok Gede

Kebakaran terjadi di pabrik furniture yang berlokasi di Jalan Kemang Sari 2 RT 01 RW 011 No 81, Kelurahan Jatibening Baru Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi pada Kamis 19 September 2024 pukul 21.31 WIB.

Komandam Pleton A Disdamkarmat Kota Bekasi, Rusmanto mengatakan kebakaran itu diduga disebabkan oleh adanya arus pendek listrik. Ditambah lagi, di pabrik itu terdapat barang-barang yang mudah terbakar sehingga menyebabkan api cepat membesar.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sumber Api kita dugaan sementara dari arus pendek listrik, jadi materialnya kayu dan juga tadi ada tinner juga jadi itu yang membuat merembet kebakaran dan membesar,” kata Rusmanto dikutip bekasiguide.com pada Jumat, 20 September 2024.

Rusmanto mengungkapkan, api bahkan sempat menjalar ke rumah warga yang berada di sekitar lokasi. Meskipun begitu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Ada tapi kalau jumlahnya kami belum tahu persis,” jelasnya.

Dari kejadian ini, pihak Damkar Kota Bekasi menerjunkan sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran beserta unit rescue ke lokasi kejadian.

“Kita luncurkan sekitar 16 unit, flash mobil rescue kita dari Kota Bekasi sekitar 14 dari DKI bantuan 3 unit plus rescue Kota Bekasi,” ungkapnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Sebenarnya kita berangkat dari ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. Pertama, harga BBM melambung tinggi, kemudian bahan pokok otomatis ikut melambung tinggi, sehingga barang-barang lainnya juga ikut naik. Artinya ekonomi nasional sedang tidak baik-baik saja,” kata Sepriandi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026. 

Peristiwa

“Dari hasil pengembangan beberapa kejadian, pertama kami mengamankan tersangka berinisial IR di sebuah apartemen di wilayah Bekasi. Dari tangan tersangka, kami menyita narkotika jenis sabu seberat 5,25 gram. Kemudian dari hasil pengembangan terhadap tersangka IR, kami kembali mengamankan tersangka berinisial VST di wilayah Bogor Selatan. Dari tersangka VST, kami menyita barang bukti sabu dengan berat sekitar 2,65 kilogram,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026.

Peristiwa

“Tentunya kami sangat prihatin dan turut berdukacita kepada keluarga korban. Ada dua orang yang meninggal dunia. Namun alhamdulillah, sore ini kami sudah mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku. Untuk motifnya masih kami pelajari,” kata Kusumo kepada wartawan, Sabtu 20 Juni 2026.