Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pelaku Begal Yang Rampok Driver Taksi Online di Jatiasih Minta Uang Tebusan Rp70 Juta

×

Pelaku Begal Yang Rampok Driver Taksi Online di Jatiasih Minta Uang Tebusan Rp70 Juta

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi driver taksi online di begal. (Image : Istimewa)

Driver taksi online (BI) 44 tahun  yang menjadi korban begal oleh penumpangnya sendiri di Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta KM 40 Jatiasih Kota Bekasi mengungkapkan fakta baru. Pasalnya, pelaku begal yang merampas mobilnya itu meminta sejumlah uang kepada korban.

BI menceritakan, saat berada di rumah ia kedatangan paket box berisikan barang-barang seperti kacamata, air purifier, al- quran, dan beberapa bungkus kopi. Setelah dicek lebih lanjut, ternyata diantara barang tersebut ada selembar surat yang ditulis oleh pelaku.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi di sabtu pagi itu ada paket di krim ke rumah, paket itu di kirim melalui paket gosend sepertinya dengan bungkusan menggunakan box sepatu nike yang ada di dalam mobil saya isinya barang-barang saya, di dalam selipannya itu ternyata ada surat dari mereka, meminta kaya semacam tebusan dengan nilai sekitar Rp70 juta-an,” kata BI, Rabu, 11 September 2024.

Selain meminta tebusan, pelaku juga menuliskan kata-kata permintaan maaf atas perbuatannya karena telah merampas kendaraan milik korban.

“Di dalam surat itu juga tertulis permohonan maaf akan apa yang telah.. yang bersangkutan, tersangka lakukan terhadap saya gitu,” jelasnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.