Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Penumpang Wanita Jatuh ke Kolong Peron Stasiun Kranji, KCI Ungkap Kondisinya

×

Penumpang Wanita Jatuh ke Kolong Peron Stasiun Kranji, KCI Ungkap Kondisinya

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi penumpang yang jatuh ke celah peron ( Sc : Infobekasi infobekasi)

Seorang penumpang wanita jatuh terperosok dari celah kereta dan peron di Stasiun Kranji Kota Bekasi. Pihak KAI Commuter Line memberikan penjelasan.

Manager Public Relation KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan penumpang itu diduga terburu-buru sehingga tidak fokus dengan langkahnya saat hendak turun dari kereta. Mengetahui kejadian itu, petugas KAI di lokasi kejadian langsung menolong pengguna yang terperosok tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Petugas pengamanan memastikan pengguna yang terperosok dan KRL aman untuk diberangkat kembali,” kata Leza, Senin, 02 September 2024.

Atas kejadian tersebut, penumpang wanita itu mengalami luka ringan, setelah berangsur membaik ia kembali melanjutkan perjalanannya.

KAI Commuter mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap fokus pada saat melangkah dengan memperhatikan celah antar peron. Para penumpang juga diminta tidak terburu-buru dan saling dorong.

“Pengguna Juga diimbau untuk serta selalu berdiri dibelakang garis aman peron dan selalu ikuti arahan dan instruksi petugas di stasiun,” tutup Leza.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.