Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Asik Berenang di Kali, Bocah di Cikarang Barat Hanyut

×

Asik Berenang di Kali, Bocah di Cikarang Barat Hanyut

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi bocah hanyut di sungai. (Image : Istimewa)

CIKARANG BARAT- Seorang anak hanyut dan tenggelam saat berenang di Kali Cikarang, Kampung Ketapang RT 002 RW 002 Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (2/7). Kejadian terjadi sekira pukul 15.00 WIB saat Danis (7) dan Al (7) tengah berenang melintasi eretan yang menghubungkan kampung ketapang dengan kampung lainnya.

Rio (65) penjaga perahu eretan mengatakan sebelum kejadian, ia sudah melarang keduanya berenang di kali cikarang. Namun tak didengarkan oleh keduanya. Saat itu keduanya langsung menceburkan dirinya ke kali cikarang untuk berenang.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Tiap mandi kita omelin tapi jawaban dia ngeselin. Apa katanya? Uwa orang mandi diomelin, emang punya uwa?. Saya laporan tuh ke emaknya, anak lu mandi yudh asal mandi kesana tuh, tau tau bocah udah ada kesana. Tar dari sana pulang bawa gedebong pisang, satu gedebong berlima berenam,” kata Rio kepada awak media di Cikarang Barat, Rabu 03 Juli 2024.

Sebelum dinyatakan tenggelam, Rio yang tengah berjaga di eretan penyeberangan itu dihampiri oleh adik dari korban dan memberitahu bahwa ada yang hanyut terbawa derasnya Kali Cikarang.

“Masih begini tangannya nih (sembari memeragakan tangan menggantung). Ada bocah satu, masih menggerakkan tangannya yang satu lagi udah ilang (tenggelam). Dua orang yang hanyut. Satu selamat dan satu kelelep,” tambahnya.

Menurutnya, kali cikarang di kampung ketapang ini memang kerap dijadikan tempat anak-anak untuk mandi dan bermain. Kendati begitu, masyarakat sekitar bantaran kali cikarang ini sudah melarangnya.

“Sampe sekarang belum ditemuin dari jam 15.00 lah. Sering mandi disini, sering dimarahi juga sama orang sini, RT ngomel pada mandi. Iya warga sini. Cuma kalau diomelin ngeselin jawabannya,” tutur Rio.

Sementara petugas BPBD Kabupaten Bekasi, Andhika Rahman menerangkan bahwa arus kali cikarang yang cukup deras dan adanya anak-anak yang tidak bisa berenang menjadi penyebab Danis tenggelam.

“Dua orang anak sedang bermain di kali cikarang, ternyata arus kali dan kali yang cukup dalam membuat anak-anak itu tidak bisa berenang dan terbawa arus kali. Satu anak berhasil diselamatkan warga yang melihat dan satu anak lagi tenggelam,” ucap Andhika.

Saat ini pihaknya bersama Tim SAR gabungan yang terdiri dari para relawan dan TNI Polri masih melakukan pencarian terhadap Danis yang terseret arus kali cikarang. Dalam proses pencarian dibentuk dua tim untuk menyisir di air menggunakan perahu karet dan darat.

“Masih dilakukan pencarian dan penyisiran oleh Tim SAR gabungan baik di air maupun darat,” tandasnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.