Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ekbis

Maxim Rangkul Komunitas Tunanetra Melalui Lebih Dari 1,600 Perjalanan Gratis

×

Maxim Rangkul Komunitas Tunanetra Melalui Lebih Dari 1,600 Perjalanan Gratis

Sebarkan artikel ini
Maxim Rangkul Komunitas Tunanetra Melalui Lebih Dari 1,600 Perjalanan Gratis.

JAKARTA– Dalam suasana perayaan tahun ke 6 operasionalnya, Maxim mendukung aplikasi layanan transportasi online yang inklusif dan ramah pengguna. Maka dari itu aplikator layanan Maxim Indonesia merangkul komunitas tunanetra melalui penandatanganan nota kesepahaman (MOU) kerja sama dengan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni).

Kerja sama ini meliputi pemberian perjalanan gratis selama 6 bulan dimana setiap bulannya akan diberikan saldo perjalanan sebesar Rp.3,000,000.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Acara ini berlangsung di Kantor DPP Pertuni yang berlokasi di Kramat Sentiong dan dihadiri oleh Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah beserta Ketua Umum Persatuan Tunanetra Indonesia, Aria Indrawati, SH. Selain itu, perwakilan dari Pertuni juga ikut berpartisipasi dalam agenda demonstrasi tata cara penggunaan aplikasi Maxim bagi pengguna tunanetra.

“Selama enam tahun perjalanan Maxim di Indonesia ini, kami mencoba untuk memberikan dampak positif untuk semua kalangan masyarakat salah satunya adalah sahabat-sahabat tunanetra di Pertuni, dan kedepannya saya harap layanan Maxim bisa turut membantu kalangan masyarakat lainnya termasuk para kaum disabilitas dan kebutuhan khusus” ujar Dirhamsyah dalam keterangan resminya pada Jumat 14 Juni 2024.

Ketua DPP Pertuni Aria Indrawati, mengharapkan kerja sama ini dapat meringankan beban pengurus maupun anggota Pertuni.

“Diharapkan kerja sama ini dapat meringankan beban anggota dan pengurus Pertuni dalam memesan layanan transportasi online. Kami berharap aplikasi Maxim dapat diakses dengan semakin mudah oleh komunitas tunanetra di Indonesia.” ujarnya.

Di samping itu, Aria juga berharap Maxim dapat memberikan rasa nyaman kepada komunitas tunanetra dalam berkendara dengan transportasi online.

“Selain itu kami juga berharap agar komunitas tunanetra semakin merasa lebih aman dalam berkendara dengan transportasi online khususnya Maxim.” tutupnya.

Selain memberikan perjalanan gratis, Maxim juga memberikan diskon perjalanan pada setiap perjalanan anggota Pertuni dengan kode promo khusus yang bisa digunakan oleh seluruh anggota dan pengurus.

Melalui kegiatan ini, Maxim berharap bisa menjadi aplikator transportasi online yang ramah pengguna dan dapat memberikan perjalanan yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat khususnya komunitas tunanetra.

Maxim juga rutin melakukan beberapa kegiatan sosial setiap tahun seperti pembagian takjil selama Ramadan, donor darah, hingga memberikan santunan kepada masjid dan panti asuhan sebagai wujud dari dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Example 120x600
Ekbis

“Kami sangat gembira dan bangga karena LPCK mendapat kesempatan yang sangat baik untuk turut mendukung kegiatan pelatihan kader posyandu yang digelar bersama Puskesmas Cibatu, Bekasi. Diharapkan, melalui rangkaian kegiatan yang terus dilaksanakan untuk menciptakan zero new stunting, jumlah masyarakat yang mengalami stunting dapat berkurang bahkan tidak ada lagi kasus baru di tahun 2025 nanti,” ungkap Presiden Direktur LPCK Gita Irmasari dalam keterangan tertulisnya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 16 Juli 2024.

Ekbis

“Listrik saat ini merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Maka dari itu, bersama dengan Pemerintah, kami akan terus menggenjot pemerataan listrik sampai wilayah 3T sesuai dengan pengejawantahan sila ke-5 Pancasila, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ujar Darmawan dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis, 11 Juli 2024.

Ekbis

”Kami sangat mengapresiasi langkah sinergi ini, proses lanjutan dari salah satu produk olahan sampah menjadi biomassa ini tentunya akan memiliki peran ganda yang tidak hanya menangani problematika sampah tapi juga mampu menurunkan emisi di dua sisi, yaitu dari tumpukan sampah dan dari pengurangan porsi batu bara di PLTU,” ujar Iwan Agung, dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 10 Juli 2024.