Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Wanita Open BO Dibunuh, Jasad Dibuang Pakai Kardus AC

×

Wanita Open BO Dibunuh, Jasad Dibuang Pakai Kardus AC

Sebarkan artikel ini
Rumah kost atau Tempat kejadian perkara di Gang Kaum, Teluk Pucung, Bekasi Utara dipasang garis polisi.

Seorang pria berinisial NYP (28) membunuh wanita ‘Open BO’ yang ia pesan melalui aplikasi Mi chat di rumah kost yang berlokasi di Gang Kaum Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Korban berinisial R (34) dibunuh oleh tersangka, kemudian jasadnya dibungkus menggunakan lakban dan kardus. Jasad korban dibuang ke Kali Bekasi oleh pelaku, sehingga hanyut dan ditemukan di Kepulauan Seribu Jakarta Utara.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Berdasarkan keterangan dari pemilik rumah kost, Sopari mengatakan, pelaku NYP (28) ini membungkus jasad korban menggunakan kardus dan di lakban dengan sangat rapih.

“Kardus yang di atas itu kardus AC, kan di atas ada kardus itu, itu yang dipakai. Kalo kata ponakan saya posisi rapih dilakban, kardusnya sudah rapih dilakban full plastik penuh dibuangnya kan juga di Kali Bekasi,” kata dia saat diwawancarai media di TKP, Rabu 24 April 2024 sore.

Ia melanjutkan, pelaku sempat meminta bantuan warga sekitar untuk membuang kardus tersebut ke Kali. Pada saat itu, pengakuan pelaku meminta tolong ke warga akan membuang baju bekas yang tidak terpakai.

“Pas mau buang jasadnya itu juga sempet minta tolong ke bocah SMP itu, pelaku WA minta tolong buang baju baju bekas sudah enggak terpakai bekas karyawan katanya gitu,” jelasnya.

Diketahui, jasad korban ditemukan di Dermaga Perairan Pulau Pari Kepulauan Seribu Jakarta Utara. Kondisi jasad saat ditemukan dalam kondisi mengenaskan, wajah korban juga sudah dalam keadaan hancur.

Pelaku yang berinisial NYP (28) kini telah diamankan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan terancam dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Example 120x600
Peristiwa

“Saya sempat dengar ada suara teriakan korban, jadi dia kan lagi ngeliat selokan karena mampet kan, terus tiba-tiba ada yang megang lehernya gitu mau narik kalungnya,” kata Jauhari saat diwawancarai wartawan di TKP, Jumat 17 Mei 2024.

Peristiwa

“Jadi tadi kami ada musibah, yaitu kecurian di mobil yang memang setelah kita dari bank, itu sempat berhenti di rumah makan. Pada saat kita berhenti di rumah makan, setelah makan kurang lebih 10 menit kita ngecek parkiran itu sudah dipecahkan kacanya,” kata Apandi dikutip bekasiguide.com pada Jumat 17 Mei 2024.