Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Polisi Tegaskan Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Bukan Karena Balap Liar

×

Polisi Tegaskan Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Bukan Karena Balap Liar

Sebarkan artikel ini

Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota Kompol Imam Syafi’i menegaskan bahwa kejadian kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang wanita berinisial MT (21) pada Sabtu (20/04) sekitar pukul 01:45 WIB bukan disebabkan oleh aksi balap liar.

Dalam hal ini, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan bagian Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota dan mendapatkan informasi bahwa kecelakaan itu murni hanya kejadian biasa.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Saya barusan tanya ke Unit Laka Lantas yang menangani kejadian tadi pagi murni kecelakaan biasa bukan disebabkan karena balap liar, karena dilihat dari kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan masih standar, untuk lebih jelasnya silahkan untuk konfirmasi ke unit laka lantas agar jelas,” ungkap Kasat Samapta Kompol Imam Syafi’i kepada media pada Sabtu 20 April 2024.

Di sisi lain, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Suwandi mengatakan, informasi awal kejadian dari kedua korban yang terjadi diduga imbas dari adanya aksi balap liar yang terjadi secara bersamaan dilokasi.

Namun, Unit Gakkum Satlantas Polrestro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna melakukan pendalaman imbas kejadian yang terjadi.

“Karena dari olah TKP yang terjadi, masih pendalaman dari para saksi,” pungkasnya.

Perlu diketahui, sepeda motor Honda Vario bernomor B-3235-URC yang dikendarai perempuan berinisial NNF (21) membonceng korban meninggal berinisial WT (21) terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Yamaha Mio bernomor B-4293-KXU yang dikendarai RDS (29) di Jl. Ahmad Yani dari arah Summarecon menuju arah Pekayon Jaya.

Akibat kecelakaan itu, perempuan inisial WT (21) meninggal dunia di lokasi, sedangkan NNF (21) dan RDS (29) dilarikan ke RSUD Kota Bekasi karena mengalami luka yang cukup serius.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Lakan Lantas Polres Metro Bekasi Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.