Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Rampcheck, Dishub Catat 40 Bus Lakukan Pelanggaran

×

Rampcheck, Dishub Catat 40 Bus Lakukan Pelanggaran

Sebarkan artikel ini
Petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan rampcheck bus AKAP di Terminal Inudk Bekasi. (Poto: Istimewa)

Sebanyak 40 armada bus AKAP dan AKDP ditemukan melakukan sejumlah pelanggaran saat dilakukan rampcheck di Terminal Induk Kota Bekasi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Terminal Induk Kota Bekasi, Hermawan. Dari giat rampcheck yang dilakukan sejak hari Senin-Selasa (18-19 Maret) 2024, terdapat 40 armada bus melakukan pelanggaran mulai dari dokumen yang tidak sesuai hingga lampu sein yang tidak berfungsi dengan normal.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Ada 40 armada bus yang ditemui melakukan pelanggaran saat rampcheck,” terang Hermawan, Rabu 20 Maret 2024.

Untuk itu, armada bus yang melakukan pelanggaran tersebut diberikan surat teguran dan diminta agar segera memperbaiki kerusakan atau pelanggarannya sebelum masa angkutan lebaran berlangsung.

“Mereka diberikan surat teguran dan diminta untuk segera diperbaiki sebelum masa angkutan lebaran berlangsung,” tutur Hermawan. (Advertorial)

Example 120x600
Metropolitan

“Kami bersyukur malam takbiran hingga saat hari raya Idul Fitri secara nasional seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi aman, sehingga hari raya bisa dilalui dengan penuh kehangatan bersama keluarga,” ucap Darmawan dalam keterangan resminya yang diterima redaksi pada Sabtu 20 April 2024.

Metropolitan

“Kegiatan tersebut berlangsung Minggu depan, diharapkan masyarakat Sukatani untuk menghadiri kegiatan MTQ, termasuk gelaran pawai ta’aruf,” ungkapnya usai kegiatan Halal Bihalal di Aula Kantor Kecamatan Sukatani pada Kamis 18 April 2024.

Metropolitan

“Setelah merayakan lebaran bersama keluarga, dan memanfaatkan libur lebaran cukup panjang, ayo kembali semangat bekerja melayani masyarakat. Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, selesaikan segala pekerjaan dengan baik dan tetap sesuai dengan ketentuan,” harap Gani Muhamad dikutip bekasiguide.com pada Kamis 18 April 2024.

Metropolitan

“Kebetulan orang terlantar tanpa identitas itu ‘kan awalnya sakit, kemudian kita bawa ke RSUD, dan ternyata meninggal dunia. Sampai meninggal pun identitasnya tidak diketahui, jadi kami urus makamnya sampai selesai karena itu merupakan tugas kami,” ujar Alex dikutip bekasiguide.com pada Rabu 17 April 2024.