Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Kuota Mudik Gratis Kota Bekasi Tujuan Yogya dan Semarang Habis

×

Kuota Mudik Gratis Kota Bekasi Tujuan Yogya dan Semarang Habis

Sebarkan artikel ini
Suasana penumpang di terminal Induk Bekasi.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi menginformasikan untuk program mudik gratis bagi warga Kota Bekasi hanya tersisa 20 kursi untuk tujuan Solo. Sementara kuota tujuan Yogyakarta dan Semarang sudah habis .

“Update mudik gratis kita sudah close, sudah penuh semua. Hanya tersisa 20 unit kursi untuk jurusan ke Solo,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bekasi Zeno Bachtiar kepada wartawan dikutip Selasa 19 Maret 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Program Mudik Gratis tahun 2024 ini, kata Zeno, Yogyakarta dan Semarang menjadi tujuan yang paling dicari para pendaftar mudik, sehingga kuotanya sangat cepat terpenuhi.

“Paling banyak tujuannya ke wilayah Yogyakarta, Semarang dan terakhir Solo,” jelasnya.

Sebagai tahapan teknis selanjutnya, Dishub Kota Bekasi akan segera melakukan proses verifikasi kepada para pendaftar yang berdomisili KTP Kota Bekasi pada tanggal 27 dan 28 Maret nanti.

“Tanggal 27 dan 28 Maret Tim Dinas Perhubungan Kota Bekasi akan melakukan verifikasi terhadap pendaftar. Kan ada syaratnya bagi masyarakat yang ber-KTP Kota Bekasi atau surat keterangan. Nanti tanggal 28 Maret akan dikasihkan tiket untuk pemberangkatan tanggal 3 April 2024,” ungkapnya. (Advertorial)

Example 120x600
Metropolitan

“Kepada pemudik jangan khawatir karena ketersediaan SPKLU sudah banyak dan dipastikan agar pemudik dapat mengakses SPKLU dengan mudah dan nyaman di SPKLU Rest Area ataupun SPKLU di Unit Layanan Pelanggan”, ungkap Zamzami selaku Manager PLN Cikarang pada Senin 15 April 2024.

Metropolitan

Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat sebesar 51,77% jika dibandingkan lalin normal (dari 684.610 kendaraan). Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2023, total volume lalin ini lebih tinggi sebesar 6,70% (dari 973.804 kendaraan).