Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Pematusan, 1 Unit Alat Berat Diterjunkan Angkut Sampah Kali Kapuk

×

Pematusan, 1 Unit Alat Berat Diterjunkan Angkut Sampah Kali Kapuk

Sebarkan artikel ini

Sebanyak 1 unit alat berat (Beko) yang berasal dari Dinas DBMSDA Kota Bekasi dikerahkan mengangkut tumpukan sampah yang berada di Kali Kapuk, Kecamatan Medansatria Kota Bekasi.

Korlap Pasukan Katak Orange DLH Kota Bekasi, Mansyur mengatakan, tumpukan sampah yang berada di aliran Kali Kapuk, menghambat laju air dan dikhawatirkan bisa menyebabkan banjir jika dibiarkan begitu saja.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jika dibiarkan sampah-sampahnya, dikhawatirkan bisa menyebabkan banjir dan kami mengerahkan 1 unit Beko dari DBMSDA,” ucap Mansyur di lokasi, Selasa 5 Maret 2024.

Selain mengerahkan alat berat ke lokasi, pihaknya juga menerjunkan sebanyak 18 armada truk sampah yang berasal dari UPTD Kebersihan Medansatria, UPTD Kebersihan Bekasi Utara, UPTD Kebersihan Bekasi Barat, UPTD Kebersihan Kontainer dan UPTD Kebersihan Protokol serta dibantu 70 personil gabungan.

“Kegiatan pematusan nya sendiri dilakukan selama 3 hari, sejak Sabtu 2 Maret sampai Selasa 5 Maret, dan dibantu sebanyak 70 personil gabungan serta 18 armada truk sampah,” katanya.

Mansyur juga menegaskan, agar warga yang tinggal disepanjang Kali Kapuk bisa menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah rumah tangga ke dalam kali.

“Tidak bosan-bosannya kami selalu mengimbau agar warga tidak membuang sampahnya ke kali, karena bisa menghambat laju aliran kalinya dan menyebabkan banjir,” pungkas Mansyur.

Example 120x600
Metropolitan

“Kepada pemudik jangan khawatir karena ketersediaan SPKLU sudah banyak dan dipastikan agar pemudik dapat mengakses SPKLU dengan mudah dan nyaman di SPKLU Rest Area ataupun SPKLU di Unit Layanan Pelanggan”, ungkap Zamzami selaku Manager PLN Cikarang pada Senin 15 April 2024.

Metropolitan

Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat sebesar 51,77% jika dibandingkan lalin normal (dari 684.610 kendaraan). Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2023, total volume lalin ini lebih tinggi sebesar 6,70% (dari 973.804 kendaraan).