Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Kekasih Desak Nikah, Diduga Dicekik Hingga Tewas

×

Kekasih Desak Nikah, Diduga Dicekik Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Gurnald Paltiran

Motif pembunuhan yang diduga dilakukan oleh MS (21) terhadap kekasihnya sendiri EMY (25) di rumah kontrakan Kampung Kamurang Desa Cikedokan, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Senin 12 Februari 2024 lalu mulai terungkap.

Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Gurnald mengungkapkan, saat kejadian terduga pelaku sempat kesal lantaran korban terus menerus memaksa untuk menikahinya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Namun, dikarenakan mengalami keterbatasan biaya, korban dan pelaku akhirnya terlibat cekcok mulut, hingga berujung maut.

“Korban menuntut nikah, sedangkan uangnya belum ada, pelaku dongkol,” kata Kapolsek, Jumat 16 Februari 2024.

Sebelumnya, jasad korban yang berinisial EMY (25) pertama kali ditemukan oleh RT setempat sudah terbujur kaku di dalam rumah kontrakan. Di leher korban ditemukan bekas cekikan, namun pihak kepolisian kini masih menunggu hasil otopsi.

“Mungkin yang terlihat bekas cekekan di leher, tapi kami belum bisa menyimpulkan sampai dengan ada hasil otopsi,” tutup Kapolsek.

Example 120x600
Peristiwa

“Kemalingan ini sekitaran jam 4 subuh kalau enggak salah, jadi kurang lebih tadi saya bernagkat setengah 9 buka udah kosong, rolling doornya udah kebuka, gemboknya dijebol sama dia (pelaku),” kata Asep dikutip bekasiguide.com pada Senin 15 April 2024.

Peristiwa

“Pelaku naik ke atap rumah warga menuju rumah korban , setelah sampai di dekat rumah korban ,pelaku masuk ke dalam lantai dua rumah korban dengan cara membuka pintu jendela yang tidak terkunci,” kata Firdaus pada Jumat 12 April 2024.

Peristiwa

“Menurut keterangan pemilik kendaraan, api berasal dari konsleting kabel yang berada di bagian mesin mobil yang menimbulkan percikan api, kemudian api membesar membakar kursi bagian depan,” katanya pada Jumat 12 April 2024.

Peristiwa

“Tim melihat Kurang Lebih 500 Remaja yang sedang Berjalan Kaki hingga menutup Jalan Serta Membawa Bendera dan Petasan. Berdasarkan Informasi yg diterima mereka mereka melakukan kegiatan membangunkan sahur warga masyarakat sekitar, namun dengan cara yang kurang tepat,” katanya.