Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Perumda Tirta Patriot Imbau Warga Tampung Air, Ini Penjelasannya

×

Perumda Tirta Patriot Imbau Warga Tampung Air, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini

Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi akan melakukan proses pekerjaan interkoneksi kabel power pompa distribusi, hal ini akan berdampak pada pendistribusian air ke pelanggan sementara waktu.

Seperti yang disampaikan oleh Asisten Manager Humas Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi, Rizki, proses pengerjaan tersebut tentunya akan berdampak kepada pendistribusian air ke pelanggan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Akan berdampak ke pendistribusian air ke pelanggan,” jelas Rizki lewat sambungan telepon, Rabu 3 Januari 2024.

Sambung dia, terkait hal tersebut, wilayah yang terdampak berada di Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi.

“Wilayah yang terdampak di Kecamatan Bekasi Utara,” katanya singkat.

Rizki menekankan, warga tidak perlu khawatir, proses pengerjaan tersebut akan dilaksanakan pada Rabu 3 Januari 2024 mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.

“Tidak lama, karena pelaksanaan pekerjaannya dilakukan pada hari Rabu 3 Januari 2024 mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB,” jelasnya.

Untuk itu, Rizki mengimbau agar warga di wilayah terdampak untuk menampung air. Dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Example 120x600
Metropolitan

“Tentunya merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kami, Pemerintah Kota Bekasi, bersama rekan-rekan penggiat Posyantek di Kota Bekasi dan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas predikat penghargaan yang telah disematkan,” ujar Gani Muhamad dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 16 Juli 2024.

Metropolitan

“Jadi ada niat yang sama dengan kami meningkatkan aturan, jadi itu apresiasi kenapa saya membuka MPLS di Jawa Barat ini di Kota Bekasi,” jelasnya kepada wartawan termasuk bekasiguide.com di Aula Nonon Sonthanie Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin, 15 Juli 2024.

Metropolitan

“Kami hanya dapat tambahan gas dari Tambun, sekarang dari tahun 2006 itu gasnya sampai di 30 juta, nah turun terus sampai di tahun 2011 tinggal 15 juta, turun terus sampe tahun 2016 ketika kami mendapatkan kilang tinggal 7 atau 8 juta. Saat ini, gas kami tinggal 4 juta. Alhamdulillah kami dapat 4 juta lagi tapi dari lapangan pondok tengah,” kata Prananto di Babelan, Senin, 15 Juli 2024.