Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Bekasi Dikepung Banjir, BPBD Siapkan Perahu Karet

×

Bekasi Dikepung Banjir, BPBD Siapkan Perahu Karet

Sebarkan artikel ini

Sejumlah titik di Kota Bekasi dilanda banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi sejak Minggu (26/02/2023) kemarin.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Wiratma Puspita menyebut, ada sebanyak 5 perahu karet diturunkan guna mengevakuasi warga terdampak banjir.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jika memang dalam kita turunkan perahu. Saat ini, sudah ada 5 perahu kita turunkan,” kata Wiratma, Senin (27/02/2023).

Kendati demikian, Wiratma menyebut, di seluruh titik banjir yang ada di Kota Bekasi, hingga kini belum ada warga yang harus dievakuasi.

Selain menyiapkan perahu, Wiratma juga mengatakan pihaknya dibantu Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) telah menyiapkan 5 pompa air guna mempercepat surutnya air.

“Pompa-pompa kita dibantu DBMSDA untuk percepat agar bisa surut, total ada ada 5,” ucapnya.

Sementara untuk jumlah personel, BPBD menurunkan 90 personel yang tersebar di titik-titik lokasi banjir.

“Jumlah anggota BPBD 90an, kami stand by shift per piket ada 8 orang. Tapi kalau kondisi seperti ini, anggota yang tidak piket tetap stand by on call,” ujarnya.

Wiratma pun mengimbau kepada warga untuk tetap waspada, salah satunya dengan menghindari pohon besar, baliho besar, juga aliran sungai dan irigasi. (Mae)

Example 120x600
Metropolitan

“Salah Satu upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dalam hal ini pekerja perempuan adalah melakukan program tes IVA. Jika perempuan bekerja maka dia tetap memiliki hak untuk melakukan reproduksi seperti ketika dia menyusui maka perusahaan harus menyiapkan tempat laktasi,” ucap Ida Fauziyah saat mengunjungi memantau tes IVA di PT Indofood, Cikarang Barat, Rabu 19 Juni 2024.

Metropolitan

“Saya sedang membuat prodak sistem pelaporan pencegahan atau prodak gratifikasi pungli. Jadi prodak ini kita akan scan barcode, jadi kalau ada laporannya disitu akan masuk. Kejadiannya kapan, dimana dan jam berapa. Jadi para supir bisa melaporkan ke situ,” kata Johan, Rabu 19 Juni 2024.