Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Dipicu Api Menyambar Bensin, Kebakaran Hanguskan Bengkel dan Rumah Makan

×

Dipicu Api Menyambar Bensin, Kebakaran Hanguskan Bengkel dan Rumah Makan

Sebarkan artikel ini

Kobaran api menghanguskan sebuah bengkel dan rumah makan yang berada di Jalan Profesor Moh. Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (21/02/2023) pagi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Solahuddin mengatakan, kebakaran bermula saat pemilik bengkel sedang menambal ban, sekitar pukul 07.52 WIB.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Menurut keterangan pemilik bengkel, kebakaran terjadi dikarenakan api pada saat menambal ban motor menyambar bensin pada motor lain yang sedang mengisi bensin,” kata Aceng dalam keterangannya, Selasa (21/02/2023).

Api kemudian membesar lalu menyambar sebuah rumah makan yang berada dekat dengan bengkel tempat kejadian kebakaran.

Aceng mengatakan, petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 08.14 WIB, dengan mengerahkan sebanyak 5 unit mobil kebakaran. Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.40 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa atas peristiwa kebakaran tersebut. Namun Aceng mengatakan, kerugian mencapai Rp150 juta.

“Akibatnya bengkel rusak berat, dan rumah makan rusak ringan. Sementara total kerugian kurang lebih mencapai Rp150 juta,” tandasnya. (Mae)

Example 120x600
Peristiwa

“Sekitar pukul 11 kami mendapat laporan dari Babin bahwa ada warga yang menjadi korban kebakaran. Dugaan sementara api berasal dari colokan listrik yang terlalu banyak sehingga menimbulkan percikan api dan menyambar bahan bakar minyak atau bensin yang saat itu sedang dituang,” ujar Sugiharto dikutip Bekasiguide.com, Rabu 31 Desember 2025.

Peristiwa

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan. Api membakar ruko dengan luas area terdampak sekitar 21 meter, namun berhasil kami tangani agar tidak meluas,” kata Rusmanto dikutip Bekasiguide.com, Jumat 26 Desember 2025.