Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Pemkab Bekasi Serahkan 19.000 Pelanggan PDAM ke Pemkot Bekasi

×

Pemkab Bekasi Serahkan 19.000 Pelanggan PDAM ke Pemkot Bekasi

Sebarkan artikel ini

BEKASI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyerahkan sekitar 19.000 pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi yang berada di tiga wilayah pelayanan kepada Pemerintah Kota Bekasi. Ketiga wilayah pelayanan tersebut berada di wilayah Kota Bekasi yakni Kantor Cabang Wisma Asri, Cabang Pembantu Harapan Baru dan Cabang Pembantu Pondok Gede.

“Ini merupakan tindaklanjut dari pemisahan aset PDAM yang ditandatangani dua bulan lalu,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, saat acara serah terima tiga wilayah pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi dari Pemkab Bekasi kepada Pemkot Bekasi, Selasa (7/2/2023).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Dia mengatakan, dalam waktu satu pekan ke depan, 19.000 pelanggan tersebut akan membayar tagihan air kepada Perumda Tirta Patriot, milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Pelanggan tak lagi membayar rekening ke PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi.

Termasuk juga pegawai PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi akan beralih status menjadi pegawai Perumda Tirta Patriot. Total, ada sekitar 75 pegawai yang beralih status di tiga wilayah pelayanan tersebut.

Selain tiga wilayah pelayanan yang diserahterimakan pada hari ini, masih ada lima wilayah pelayanan lain yang juga akan menyusul diserahterimakan kepada Pemkot Bekasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menambahkan, pihaknya tengah mengupayakan pembayaran kompensasi dari total aset yang bakal diserahkan mencapai Rp 155 miliar. Pembayaran kompensasi dilaksanakan pada 2024 mendatang.

“Kita lakukan secara bertahap, kita sesuaikan karena baru dibahas (di APBD 2024),” ungkap Tri Adhianto. (bams)

Example 120x600
Metropolitan

“Salah Satu upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dalam hal ini pekerja perempuan adalah melakukan program tes IVA. Jika perempuan bekerja maka dia tetap memiliki hak untuk melakukan reproduksi seperti ketika dia menyusui maka perusahaan harus menyiapkan tempat laktasi,” ucap Ida Fauziyah saat mengunjungi memantau tes IVA di PT Indofood, Cikarang Barat, Rabu 19 Juni 2024.

Metropolitan

“Saya sedang membuat prodak sistem pelaporan pencegahan atau prodak gratifikasi pungli. Jadi prodak ini kita akan scan barcode, jadi kalau ada laporannya disitu akan masuk. Kejadiannya kapan, dimana dan jam berapa. Jadi para supir bisa melaporkan ke situ,” kata Johan, Rabu 19 Juni 2024.