Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Tri Minta Para Haji Jaga Ukhuwah dan Silaturahmi

×

Tri Minta Para Haji Jaga Ukhuwah dan Silaturahmi

Sebarkan artikel ini

BEKASI- Puluhan jamaah haji mengikuti pembinaan pasca haji. Acara digelar di Masjid Agung Al-Barkah, Sabtu (3/12/2022).

“Sekarang masalah akhlaq remaja memprihatinkan. Para haji, diharapkan ikut peran dalam pembinaan akhlaq ini,” kata H. Tri Adhianto, Plt. Walikota Bekasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Keprihatinan akhlaq remaja karena masih ada tawuran bahkan dengan senjata tajam. Ada juga dekadensi moral yang semakin tidak hormat ke guru atau orangtua. “Haji yang mabrur menjadi modal mengajak mereka lebih baik,” katanya.

Disebutkan, para haji telah melalui prosesi ibadah yang tinggi. Sehingga banyak semangat keagamaan yang bisa jadi bekal dalam perbaikan diri. Derajat mabrur harus dipertahankan dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

Di bagian lain, Tri Adhianto meminta para haji menjaga ukhuwah dan silaturahmi pasca. Menjaga kemabruran haji sangatlah penting dan dibutuhkan Kota Bekasi.

Kepala Kemenag Kota Bekasi, H Sobirin mengatakan kegiatan ini diharapkan bisa mendorong para haji sekembali dari tanah suci tetap menjadi haji yang mabrur.

Ketua IPHI Kota Bekasi, Henry S Hamzah menyambut baik arahan Plt. Walikota Bekasi dengan menjadikan IPHI sebagai wadah yang bisa diikuti, wadah bersilaturahmi dalam menjaga kemabruran haji.

“Kami siap membantu dan mendampingi para haji menjaga kemabrurannya,” katanya.

Sementara, Abah Endin, 60, satu peserta mengatakan sangat berharap ada komunitas atau lembaga yang membantu guna mencapai haji yang mabrur. (Chotim)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.