Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Besok TV Analog Dimatikan, Ini Kata Kadiskominfo

×

Besok TV Analog Dimatikan, Ini Kata Kadiskominfo

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi TV Analaog

BEKASI- Pemerintah mengabarkan TV analog akan bermigrasi ke TV digital mulai besok, 2 November 2022.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Hudi Wijayanto mengatakan, pihaknya telah menyalurkan Set Top Box (STB) secara gratis kepada masyarakat sesuai dengan data dari Kominfo.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sudah sesuai dengan data yang dikirim sama Kominfo,” kata Hudi, saat dihubungi wartawan, Selasa (01/11/2022).

Adapun total STB yang distribusikan ke Kota Bekasi, dikatakan Hudi jumlahnya sebanyak 30.305 KK, yang disalurkan dari Pemerintah dan Lembaga Penyiaran Swasta.

“kuota STB geratis Kota Bekasi : 30.305 KK. Lembaga Penyiaran Swasta : 29.740 KK. Pemerintah : 565,” ujarnya.

Hudi juga menyebut, dari total 30 ribu STB yang dibagikan tersebut masih banyak warga yang menginginkan untuk mendapatkan STB gratis.

“Tapi kan banyak juga warga yang minta, cuma kewenangannya ada di pusat,”

Terkait tingginya animo masyarakat, Hudi mengatakan telah menyampaikan hal tersebut pada pihak Kominfo.

“Kita sudah sampaikan di awal bahwa ini kaitan dengan data jangan sampai ada kekecewaan dari warga,” ujar Hudi.

“Kita sudah sampaikan ke kominfo,” tambahnya. (Mae)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.