Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Rapat BAKN dengan YLKI, Organda dan MTI, Syaikhu Tanyakan Efektifitas Subsidi Energi

×

Rapat BAKN dengan YLKI, Organda dan MTI, Syaikhu Tanyakan Efektifitas Subsidi Energi

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Ahmad Syaikhu .

JAKARTA- Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Ahmad Syaikhu mempertanyakan efektifitas subsidi energi dalam rapat di DPR, Senin, (6/6).

Syaikhu bertanya soal tersebut kepada Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), DPP Organda dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Pimpinan ketiga organisasi tersebut hadir dalam rapat yang dipimpin Syaikhu.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Politisi PKS itu bertanya kepada Organda soal efektifitas subsidi energi. Juga tentang pengawasan jika ada penyalahgunaan.

“Apakah subsidi sudah memadai dan bagaimana organda melakukan pengawasan terhadap anggota yang menyalahgunakan subsidi?” tanya Syaikhu.

Kepada YLKI, Syaikhu menyinggung soal pengaduan-pengaduan atau keluhan dari masyarakat.

“Seberapa banyak dan sering YLKI dapat pengaduan serta seputar apa keluhan yang diterima dari masyarakat?” tanya Syaikhu.

Kemudian kepada MTI, mantan Wakil Walikota Bekasi itu bertanya tentang reformulasi yang tepat agar subsidi bisa efektif dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pengguna transportasi.

“Apakah pola pemberian subsidi sudah efektif? Jika belum bagaimana reformulasi yang lebih tepat?” tanya Syaikhu.

Syaikhu menyoroti subsidi energi berupa gas dan BBM, sebab di Indonesia, dalam satu dekade terakhir mencapai angka lebih dari seratus triliun rupiah setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2014 angka subsidi energi mencapai angka Rp 246,5 triliun atau 2,8 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) atau setara dengan belanja di lebih 5 kementerian lembaga.

BAKN sendiri sejak dua pekan lalu mengundang pihak terkait untuk mendapatkan masukan soal subsidi energi ini. Diharapkan, ke depannya subsidi BBM dan gas akan tepat sasaran dan berkurangnya penyalahgunaan. (bams)

Example 120x600
Politik

“Pada pileg kemarin, Heri Koswara sendiri saja yang masih menjadi caleg memperoleh 168 ribu suara dan menjadi peraih suara terbanyak pada caleg. Ditambah perolehan suara PKS yang sekitar 300 ribu lebih. Kita anggap saja pemilih Heri Koswara dan pemilih PKS orang yang sama, berarti Heri Koswara sudah memiliki modal suara sekitar 25 persen dari jumlah DPT di Kota Bekasi,” ujranya dikutip bekasiguide.com pada Jumat, 19 Juli 2024.

Politik

“Ya dari DPP PDI-P pusat melalui DPD PDI P Jabar saya akan langsung menyerahkan Surat Tugas Bacalon Wali Kota Bekasi ke pak Tri Adhianto. Bagi pak M2 akan membantu memenangkan pak Tri di Pilkada,” ucap Ono sapaan akrabnya yang juga mencalonkan Gubernur Jabar, Selasa 16 Juli 2024.