Lintasi Kota Bekasi, Ratusan Pemudik Dipaksa Putar Balik

Petugas di titik chek poin yang ada di Kota Bekasi. (poto:kub)

BEKASI- Petugas kepolisian yang bersiaga di wilayah perbatasan kota/provinsi terus melakukan penyekatan. Langkah ini untuk mengantisipasi adanya gerakan mudik masyarakat.

Di Kota Bekasi, petugas kepolisian telah memaksa ratusan kendaraan pemudik untuk memutar balik. Sedikitnya terdapat 234 kendaraan yang disekat petugas.

“”Itu dari tiga titik chek poin yang ada di Kota Bekasi,” kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Ojo Ruslani, Rabu (29/4/2020) saat dikonfirmasi awak media lewat sambungan selularnya.

Ojo menjelaskan, tiga posko penyekatan pemudik iyu berada di Jalan KH.Noer Ali/Sumber Arta, Bekasi Barat. Jalan ini menghubungkan Jakarta-Bekasi.

Kemudian, Jalan Raya Siliwangi yang menghubungkan antara Kota Bekasi-Bogor-Depok. Selanjutnya, Jalan Raya Sultan Agung depan pintu gerbang Harapan Indah. yang menghubungkan Jakarta-Bekasi.

“Data pemudik yang kita tindak untuk putar balik paling banyak berada di Jalan Raya Sultan Agung. Kedua di Sumber Arta dan ketiga di Jalan Raya Siliwangi,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang ia punya, selama lima hari diberlakukannya pelarangan mudik ini sebanyak 234 kendaraan. Rinciannya adalah petugas menindak 111 kendaraan roda dua dan 16 kendaraan roda empat di Jalan Raya Sultan Agung.

Kemudian, di Pospam Sumber Arta tercatat kendaraan roda dua 63 pelanggar dan 21 untuk kendaraan roda empat. Sementara di Pospam Jalan Siliwangi daerah Bantargebang ada 16 kendaraan roda dua dan 7 kendaraan roda empat.

“Semuanya kita berikan surat peringatan dan juga kita putar balikkan lagi ke tempat asalnya,” tukas Ojo.

Dengan penindakan ini, Ojo meminta untuk seluruh masyarakat agar selalu mematuhi larangan mudik ke kampung halaman dari Pemerintah. Sebab menurutnya hal tersebut untuk memutuskan penyebaran virus korona yang semakin meluas.

“Sampai benar-benar aman dan sampai pemerintah kembali memutruskan bahwa negara kita bebas dari Coroina,” pungkasnya. (kub/bams)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *