Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Resmikan Revitalisasi Kalimalang, RK dan Pepen Saling Lempar Pujian dan Sindir

×

Resmikan Revitalisasi Kalimalang, RK dan Pepen Saling Lempar Pujian dan Sindir

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Mochammad Ridwan Kamil dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi duduk berdampingan.

BEKASI- Dua Kepala Daerah, Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bekasi saling dukung dan sedikit bernada sindiran dalam kegiatan proses peletakan batu pertama pembangunan dan revitalisasi penataan Kalimalang untuk dijadikan Destinasi Wisata Air Juara, Rabu (25/9/2019) di jalan Hasibuan, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Dukungan pertama diberikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mendoakan sosok Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi agar sosok yang karib disapa Bang Pepen ini bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta kedepannya. “Saya doakan beliau jadi Gubernur DKI Jakarta,”ucap Ridwan sambil diikuti tepuk tangan stakeholder yang hadir dalam kegiatan ini.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Namun demikian, RK dalam sambutannya pun sedikit menyinggung pola komunikasi yang dilakukan oleh Pepen yang belum lama ini dengan mewacanakan Kota Bekasi akan bergabung ke DKI dan menjadi Jakarta Tenggara. RK menegaskan bahwa dirinya dengan Pepen adalah sahabat. Jadi setiap persoalan dapat dilakukan dengan dialog.

“Saya dengan beliau (Rahmat Effendi) sahabat,  Kalau sahabat itu selalu ada dialog, kira-kira begitu dan diselesaikan semuanya dengan kesepahaman komunikasi dan niatnya baik,” ucap RK.

Untuk meyakinkan Kota Bekasi agar tetap menjadi bagian Jawa Barat, RK pun tidak segan menyebut Kota Bekasi sebagai kota yang istimewa. Saking istimewanya RK turut berpantun, dalam pantunnya RK mengatakan untuk membuang kenangan Kota Bekasi dengan DKI Jakarta.

Kisah Sang Mantan Segerala di Buang

Karena Suka Bikin Sensi dan teringat-ingat.

Melalui Penataan Multi Fungsi Kalimalang

Pariwisata Bekasi Akan Meningkat

Kedepannya dengan adanya penataan Kalimalang Bekasi menjadi destinasi wisata seperti ini, pria berkacamata mendoakan agar Kota Bekasi bisa menjadi Kota yang bahagia. “Saya doakan Kota Bekasi kota yang membahagiakan warganya, bahagia itu harus seimbang pak,” bebernya.

“Kalau hidup tidak seimbang kita biasanya akan menjadi warga yang terlalu keras, kalau di bekasi hidup janya nyari duit gak ada masalah tapi hidup tidak semata-mata nyari duit,” jelasnya.

Sambil menambahkan bahwa sebagai manusia yang ingin eksis harus ada waktu untuk bercengkrama dan berinteraksi, sehingga kata dia lengkaplah multidimensi sebagai manusia. Ia pun menyoroti molornya penataan revitalisasi Kalimalang karena adanya program tol  Becak Kayu. Namun setelah adanya proses komunikasi akhirnya proyek tersebut tidak melintasi jalur revitalisasi Kalimalang Bekasi.

“Becak kayu penting, tapi punya ruang-ruang istirahat juga penting,” tegas RK.

Ia pun menyinggung bahwa ciri Kota yang baik adalah warga yang kangen keluar rumah dan bukan sebaliknya.Kalau warganya nyaman di rumah kata dia berarti kotanya ada masalah. “Kalau warganya nyaman di rumah, berarti kotanya ada masalah berarti kotanya tidak dirindukan. Kotanya haus memberikan rasa aman dan nyaman yang lengkap,” tuturnya.

Sementara itu Rahmat Effendi yang melihat komitmen serta keseriusan yang telah dilakukan Provinsi Jawa Barat memberikan pujian selanggit kepada Ridwan Kamil. Menurutnya wacana yang dibangun dirinya untuk bergabung ke DKI Jakarta akan urung dilakukannya. “Karena sudah kesekian kalinya pak Gubernur kesini sepertinya akan mementahkan DKI (Jakarta) Tenggara,” ucap Pepen.

Terjadinya sinergi yang baik dalam pemerintahan, kata Pepen dilakukan dengan sebuah proses komunikasi yang baik. “Itulah sebuah proses  komunikasi yang baik yang pada akhirya memberi manfaat kepada masyarakat kota bekasi,” imbuhnya.

Pria yang sudah dua periode sebagai Wali Kota Bekasi ini pun berharap adanya sinergi dan komunikasi yang baik antara Provinsi Jawa Barat dan Kota Bekasi akan berlangsung terus kedepannya. “Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih pak gubernur. Mudah-mudahann ini bukan yang terakhir tapi ini terus memberikan semacam apresiasi dan perhatian yang luar biasa kepada masyarakat kota bekasi,” tukasnya.

Pepen pun mendoakan RK jika terus berkomitmen dengan Kota Bekasi untuk bisa memimpin bangsa Indonesia ini kedepannya. “Mudah-mudahan Pak gubernur panjang umur, dan kemudian kalau dikemudian hari kalau memang calon Presiden Masyarkat Kota Bekasi pasti dukung Gubernurnya pak,” pungkas Pepen.

Sekadar informasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas SDA melakukan acara Peletakan Batu Pertama untuk 4 (empat) Proyek Strategis Sumber Daya Air menggelar Jawa Barat, di Kalimalang, Kota Bekasi. Pembangunan 4 (empat) Proyek Strategis adalah: (1) Revitalisasi dan Penataan Kalimaiang Kota Bekasi; (2) Revitalisasi dan Penataan Situ Ciburuy Kabupaten Bandung Barat; (3) Revitalisasi dan Penataan Situ Rawa Kalong Kota Depok, serta (4) Revitalisasi dan Penataan Waduk Darma Kabupaten Kuningan. (Tim)

Example 120x600
Metropolitan

“Tentunya merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kami, Pemerintah Kota Bekasi, bersama rekan-rekan penggiat Posyantek di Kota Bekasi dan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas predikat penghargaan yang telah disematkan,” ujar Gani Muhamad dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 16 Juli 2024.

Metropolitan

“Jadi ada niat yang sama dengan kami meningkatkan aturan, jadi itu apresiasi kenapa saya membuka MPLS di Jawa Barat ini di Kota Bekasi,” jelasnya kepada wartawan termasuk bekasiguide.com di Aula Nonon Sonthanie Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin, 15 Juli 2024.

Metropolitan

“Kami hanya dapat tambahan gas dari Tambun, sekarang dari tahun 2006 itu gasnya sampai di 30 juta, nah turun terus sampai di tahun 2011 tinggal 15 juta, turun terus sampe tahun 2016 ketika kami mendapatkan kilang tinggal 7 atau 8 juta. Saat ini, gas kami tinggal 4 juta. Alhamdulillah kami dapat 4 juta lagi tapi dari lapangan pondok tengah,” kata Prananto di Babelan, Senin, 15 Juli 2024.