Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Olahraga

Babak Kualifikasi Cabor Sepatu Roda untuk PON XX Resmi Dibuka

×

Babak Kualifikasi Cabor Sepatu Roda untuk PON XX Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini
Atlet Cabor Sepatu Roda untuk PON XX Papua sedang mengikuti babak kualifikasi. (Poto: Lis)

BEKASI- Babak kualifikasi cabang olahraga (Cabor) sepatu roda Pekan Olahraga Nasional (PON) ke- XX telah resmi dibuka oleh Ketua harian pengurus besar Perserosi (Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia) di International Skating Rink Grand Wisata, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Ketua Porserosi, Ganjar Razuni mengatakan 212 atlet dari 21 provinsi telah memastikan diri tampil pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 cabang sepatu roda yang akan berlangsung selama 5 hari, yakni 10-15 September 2019.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Babak kualifikasi PON ini adalah satu tugas nasional. Oleh karenanya, tugas nasional ini sangat penting dalam mensukseskan PON,” katanya kepada awak media, Rabu (11/9/2019).

Menurut Ganjar, ada rasionalisasi atau pemotongan dari jumlah cabang olahraga didalam PON yang semula 47 menjadi 37. “Namun demikian kita patut bersyukur cabang olahraga sepatu roda ini diperjuangkan,” ucapnya.

Pihaknya berharap, babak kualifikasi ini dapat memacu dan meningkatkan prestasi para atlet sepatu roda di seluruh provinsi. Oleh karenanya, diharapkan provinsi yang mengikuti ajang ini telah mempersiapkan para atletnya semaksimal mungkin demi kemajuan cabor sepatu roda Indonesia di tingkat nasional.

“Sebab ajang yang diikuti tiap propinsi ini juga akan menjadi proses seleksi menuju dalam mewakili negara di event-event internasional yang akan datang baik Sea Games, Asean Games, atau Olimpiade,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi Nani Suwarni mengatakan, Dinas mendukung terkait sarana dan prasarana dalam menunjang terkait infrastruktur ada beberapa titik yang belum terselesaikan dengan baik diantaranya sarana jalan yang akan digunakan belum di aspal dengan baik maka akan di normalisasikan.

Selain jalan, kata dia, ada beberapa titik yang akan diperbaiki yaitu mushola, ruang terapi dan masih ada 2 titik lagi yang nantinya perlu dilakukan audiensi terlebih dahulu dengan Bupati Bekasi. Kemudian dari hasil audiensi itu akan diajukan ke Bappeda agar 2021 bisa dianggarkan dengan baik.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi sangat mengapresiasi dan merasa bangga karena sudah dipercaya menjadi tuan rumah pada kegiatan babak kualifikasi PON cabor sepatu roda ini,” ucap Nani.

Selain itu, Nani berharap para pengurus propinsi dan para atlet senantiasa bukan saja fokus mewakili daerahnya nanti di PON 2020 di Papua, tapi juga ajang ini difokuskan untuk merebut tempat terbaik di tim nasional untuk dapat turut berpartisipasi demi kemajuan dan prestasi sepatu roda Indonesia di tingkat nasional, maupun international.

“Besar harapan kami, putra putri terbaik dari seluruh provinsi ini dapat memberikan hasil yang maksimal,” pungkasnya. (Lis)

Example 120x600
Olahraga

“Maraknya pengendara kendaraan ugal-ugalan di jalan bahkan balap liar, menjadi prioritas Pemkot harus membangun sirkuit multifungsi yang bisa di gunakan banyak pihak untuk meningkatkan skill dan kemampuan berkendara lewat kegiatan latihan maupun sosialisasi keamanan berkendara ataupun kegiatan balap motor yang terlokalisasi di tempat yang aman sesuai standar IMI,” kata Komaruddin.

Olahraga

“Kami akan menyelesaikan kewajiban dengan klub terkait dalam waktu dekat sebelum bursa transfer baru dibuka,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Rabu 03 April 2024.

Olahraga

“Karena kita melihat futsal ini salah satu olahraga yang sangat mudah dan pasti akan selalu dimainkan oleh anak-anak muda. Untuk itu, kami bertekad untuk lebih memajukan dan mencetak prestasi futsal, terutama di ajang Porprov Jabar 2026,” kata Heri Koswara dikutip bekasiguide.com pada Minggu 31 Maret 2024.

Olahraga

“Kita menyampaikan surat keberatan ke KONI kota Bekasi kenapa menyampaikan hal itu karena kita merasa kekisruhan yang terjadi mulanya dari KONI kota bekasi sendiri kenapa mereka harus terbitkan sendiri ke pemprov yang akhirnya surat itu dijadikan dasar untuk pencabutan,” jelasnya, Jumat 01 Maret 2024.